Tragedi kecelakaan terjadi di Jalan Jogja-Wates Bandut Lor, Argorejo, Sedayu, Bantul. Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan itu menewaskan empat pemuda.
Persitiwa itu terjadi pada Jumat (3/4) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Empat korban merupakan pengemudi dan pembonceng motor.
2 Motor 1 Mobil
Kecelakaan tersebut melibatkan motor bernomor polisi AB 5668 DB yang dikendarai AGS (17), warga Sidokarto, Godean, Sleman melaju dari arah timur ke barat sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, AGS memboncengkan rekannya yakni R (17), warga Sumberagung, Moyudan, Sleman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian motor bernomor polisi AB 3554 EV yang dikendarai AA (19), warga Argosari, Sedayu, Bantul dari arah timur ke barat. Di mana AA saat itu memboncengkan rekannya yaitu F (18), warga Minggir, Sleman.
Dari arah berlawanan, barat ke timur, melaju mobil bernomor polisi AD 1838 NQ yang dikemudikan S (61) dan penumpangnya adalah AR (28), keduanya warga Gemblegan, Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah.
Motor Melawan Arus
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan dua motor tersebut melaju dari timur ke barat. Motor juga ke berjalan di sisi kanan sehingga melawan arus.
"Dua motor itu sama-sama melaju dari arah timur ke barat, dan tiba-tiba melambung ke sebelah kanan atau melawan arus," kata Rita kepada wartawan di Bantul, Jumat (3/4/2026)
"Karena jarak yang terlalu dekat motor AB 5668 DB menabrak body depan mobil dan membuat mobil oleng ke kanan. Ketika oleng ke kanan, motor AB 3554 EV menabrak body samping kiri mobil," ujarnya.
Akibat benturan tersebut, dua motor mengalami ringsek pada bagian depan dan body samping. Sedangkan mobil mengalami kerusakan berupa kaca depan pecah, body depan ringsek serta pintu samping kiri belakang ringsek.
2 Remaja Meninggal di Lokasi
Pengemudi mobil dipastikan polisi tidak mengalami luka. Sedangkan pengendara motor AB 5668 DB yaitu AGS dan pemboncengnya, R dibawa ke rumah sakit karena luka parah.
"Pengendara motor AB 5668 DB yaitu AGS mengalami patah kaki kanan dan luka terbuka di kepala, untuk pemboncengnya yakni R meninggal dunia usai dibawa ke PKU Muhammadiyah Gamping," kata Rita.
"Lalu untuk pengendara dan pembonceng motor AB 3554 EV meninggal dunia di lokasi kejadian," lanjut Rita.
2 Meninggal di Rumah Sakit
Korban berinisial R dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit akibat luka yang dideritanya.
"Pengendara motor AB 5668 DB yaitu AGS mengalami patah kaki kanan dan luka terbuka di kepala, untuk pemboncengnya yakni R meninggal dunia usai dibawa ke PKU Muhammadiyah Gamping," kata Rita.
AGS yang sempat dirawat di rumah sakit yang sama dengan R ternyata menyusul meninggal dunia. Total korban tewas dalam peristiwa tersebut adalah empat orang.
"Korban meninggal dunia bertambah jadi 4 orang," tambah Rita.
"Satu orang tambahan korban yang meninggal dunia adalah AGS, pengendara motor AB 566 DB. AGS meninggal dunia di PKU Muhammadiyah Gamping," imbuhnya.
Terkait penyebab kecelakaan, Rita mengaku belum bisa mengungkapkannya secara gamblang. Mengingat saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.
"Masih dalam penyelidikan," ucapnya.
(alg/alg)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja