Tabrakan Beruntun di Jalan Jogja-Wates, 3 Remaja Tewas

Tabrakan Beruntun di Jalan Jogja-Wates, 3 Remaja Tewas

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Jumat, 03 Apr 2026 10:56 WIB
3 remaja tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil dan dua motor terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bandut Lor, Argorejo, Sedayu, Bantul.
Petugas medis saat mengevakuasi korban kecelakaan beruntun yang menewaskan tiga orang di Jalan Jogja-Wates, Bandut Lor, Argorejo, Sedayu, Bantul. Foto: Dok. Polres Bantul.
Bantul -

Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil dan dua motor terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bandut Lor, Argorejo, Sedayu, Bantul. Akibatnya tiga remaja meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kecelakaan berawal saat motor bernomor polisi AB 5668 DB yang dikendarai AGS (17), warga Sidokarto, Godean, Sleman melaju dari arah timur ke barat sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, AGS memboncengkan rekannya yakni R (17), warga Sumberagung, Moyudan, Sleman.

Selain motor AB 5668 DB, di saat bersamaan melaju pula motor bernomor polisi AB 3554 EV yang dikendarai AA (19), warga Argosari, Sedayu, Bantul dari arah timur ke barat. Di mana AA saat itu memboncengkan rekannya yaitu F (18), warga Minggir, Sleman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua motor itu sama-sama melaju dari arah timur ke barat, dan tiba-tiba melambung ke sebelah kanan atau melawan arus," katanya kepada wartawan di Bantul, Jumat (3/4/2026).

ADVERTISEMENT

Bersamaan dengan dua motor tersebut melawan arus, dari arah barat ke timur melaju mobil bernomor polisi AD 1838 NQ. Adapun pengemudi mobil tersebut adalah S (61) dan penumpangnya adalah AR (28), keduanya warga Gemblegan, Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah.

"Karena jarak yang terlalu dekat motor AB 5668 DB menabrak body depan mobil dan membuat mobil oleng ke kanan. Ketika oleng ke kanan, motor AB 3554 EV menabrak body samping kiri mobil," ujarnya.

Akibat benturan tersebut, dua motor mengalami ringsek pada bagian depan dan body samping. Sedangkan mobil mengalami kerusakan berupa kaca depan pecah, body depan ringsek serta pintu samping kiri belakang ringsek.

"Untuk pengemudi dan penumpang mobil sama sekali tidak luka," ucapnya.

Berbeda halnya dengan kondisi keempat remaja laki-laki yang menabrak mobil tersebut. Bahkan, Rita menyebut beberapa diantaranya tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

"Pengendara motor AB 5668 DB yaitu AGS mengalami patah kaki kanan dan luka terbuka di kepala, untuk pemboncengnya yakni R meninggal dunia usai dibawa ke PKU Muhammadiyah Gamping," katanya.

"Lalu untuk pengendara dan pembonceng motor AB 3554 EV meninggal dunia di lokasi kejadian. Jadi untuk korban meninggal dunia ada tiga orang," lanjut Rita.

Berkaca dari kejadian tersebut, Rita meminta agar pengendara kendaraan bermotor meningkatkan kehati-hatian dan memperhatikan kondisi saat berkendara di Jalan raya. Semua itu agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.




(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads