Pencarian terhadap Yunanto (30), warga Muneng, Tirtohargo, Kretek, Bantul yang hilang usai menjaring ikan di muara Sungai Opak pekan lalu memasuki hari ke-7 dan belum membuahkan hasil. Sesuai dengan ketentuan, Tim SAR Gabungan menutup operasi pencarian hari ini.
Kepala Kantor Basarnas Jogja, Rio Banupanitis mengatakan, bahwa operasi pencarian sudah mulai sejak hari Sabtu (28/3/2026). Akan tetapi, Tim SAR Gabungan belum bisa menemukan Yunanto hingga hari ini.
"Sesuai peraturan Undang-Undang nomor 29 tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan (SAR) operasi SAR dilaksanakan selama 7 hari, dan apabila selama 7 hari pencarian korban belum ditemukan operasi SAR akan ditutup secara resmi," katanya kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses penutupan Operasi SAR, lanjut Rio, diawali dengan evaluasi tim SAR Gabungan. Selain itu berkoordinasi dengan pihak keluarga korban serta Perangkat Kewilayahan setempat.
"Meskipun operasi SAR telah ditutup kami akan terus berkoordinasi dengan semua unsur potensi SAR, nelayan dan masyarakat sekitar lokasi kejadian. Apabila dikemudian hari muncul tanda-tanda korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria dilaporkan hilang diduga tenggelam di muara Sungai Opak, tepatnya di wilayah Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Sabtu (28/3). Korban hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Humas Kantor SAR Yogyakarta, Pipit Eriyanto, mengatakan peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.40 WIB. Korban sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk menjaring ikan di muara Sungai Opak pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi.
"Survivor atas nama Yunanto (30), warga Muneng, Tirtohargo, Kretek, Bantul. Korban pamit kepada keluarga untuk menjaring ikan di muara Sungai Opak pada dini hari," kata Pipit dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).
Namun hingga siang hari korban tidak kunjung pulang. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian dan menemukan sepeda motor korban masih berada di lokasi dalam kondisi terkunci.
"Sampai jam 12 siang korban belum pulang dan kakaknya mencari di mangrove dan masih ada motor dalam kondisi dikunci stang," ucapnya.
(alg/alg)












































Komentar Terbanyak
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja