FJI Siapkan Berkas untuk Lapor Balik Buntut Pembubaran Ibadah GMS

FJI Siapkan Berkas untuk Lapor Balik Buntut Pembubaran Ibadah GMS

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Selasa, 02 Jun 2026 11:02 WIB
Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul di Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Selasa (26/5/2026).
Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul di Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Selasa (26/5/2026). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Jogja -

Forum Jihad Islam (FJI) DIY berencana melayangkan laporan balik ke pihak kepolisian buntut dari pembubaran ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul beberapa waktu lalu. FJI DIY menyebut ada manipulasi data oleh GMS.

"Jadi gini, untuk sementara kita nggak akan memberi statement dulu. Karena ini baru kita persiapkan berkas-berkas untuk kita membuat laporan balik," ujar Ketua FJI DIY, Abdurrahman saat dihubungi detikJogja, Selasa (2/6/2026).

"(Laporan) Manipulasi data dari pihak gereja," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Abdurrahman enggan memberikan detail laporan tersebut. Namun, ia memastikan pihaknya akan bersikap kooperatif dengan pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

"(Detail laporan) Nanti aja, nanti. Nanti sekalian nanti pas buat laporan kan nanti biar kita siapkan statement-nya nanti, laporan baliknya itu," tegasnya.

Sebelumnya, kasus pembubaran ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS), Sewon, Bantul, oleh ormas pada Minggu (24/5) lalu masih dalam penanganan pihak kepolisian. Kini status penanganan kasus itu telah dinaikkan ke tahap penyidikan di Polda DIY.

"Bahwa pada Jumat tanggal 29 Mei 2026, penyidik Polda DIY telah melakukan gelar perkara dan meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Ihsan dalam keterangan video yang diterima wartawan, Senin (1/6).

Sampai saat ini penyidik sudah memeriksa 16 orang saksi. Namun, Ihsan tidak merinci siapa saja saksi yang telah diperiksa.

Penyidik juga sampai dengan saat ini telah melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap 16 orang saksi," ujarnya.



(alg/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads