Terpopuler Sepekan

Syarat Berat Keluar dari Geng di Jogja: Duel Ala Gladiator

Tim detikJateng - detikJogja
Sabtu, 28 Mar 2026 12:01 WIB
Ilustrasi pembacokan. (Foto: AI)
Jogja -

Dua pelajar di Jogja dilarikan ke rumah sakit dengan luka bacok pada Rabu (25/3/2026). Belakangan terungkap, keduanya adalah korban aksi gladiator, pertarungan dengan senjata tajam yang menjadi syarat keluar dari geng di Jogja.

Ps Kasihumas Polresta Jogja Ipda Anton Budi Susilo menyebut kedua korban berinsial AP (18) dan RA (17). AP merupakan pelajar asal Mergangsan kota Jogja, sedangkan RA (17) pelajar asal Depok Sleman.

Keduanya dilarikan ke RS Pratama dengan kondisi luka bacokan senjata tajam. Polisi bergerak dan memeriksa keduanya beserta saksi.

Dari pemeriksaan ini, didapati informasi jika mereka adalah korban aksi gladiatoran atau duel antar kelompok. Aksi gladiatoran itu merupakan syarat keluar dari geng.

"Menurut keterangan AP, bahwa RA dan MR (saksi) yang diduga ikut geng Vascal dan kedua orang tersebut ingin keluar geng namun oleh sesama Vascal tidak boleh keluar geng kalau belum ada fix atau gladiatoran (duel)," papar Anton saat dihubungi, Kamis (26/3/2026).

Aksi gladiatoran itu terjadi atas kesepakatan kelompok AP dan kelompok RA yang masih berada dalam satu geng. Kedua kelompok sempat berjanjian dan bertemu di Jalan Ki Mangun Sarkoro Pakualaman.

"RA membawa 2 celurit dan AP membawa 1 celurit, kemudian sewaktu terjadi bentrokan yang mengalami luka RA dan AP. Korban dirawat di RSUD Wirosaban dan RS Pratama," ungkap Anton.

Akibat bentrokan itu, AP dan RA mengalami luka cukup parah. AP mengalami luka bacok pada pundak kiri, lengan kanan kiri, dan jari jempol tangan kanan, dan sempat dirawat di RS Wirosaban.

Sedangkan RA mengalami luka bacok pada dada samping kiri tembus paru-paru dan dirawat ke RS Pratama. Namun lantaran lukanya cukup parah, RA dirujuk ke RS Bethesda Yogyakarta.

"Dimungkinkan antara terduga korban dan pelaku sama-sama membawa sajam, namun rombongan korban kalah jumlah massa dengan pelaku," ungkap Anton.

Polisi memastikan pertarungan antarkelompok ini telah direncanakan. Kedua kelompok juga diduga saling kenal karena berada dalam geng yang sama.

"Kejadian ini juga bukan karena papasan dan saling ejek, namun antara kedua kelompok sudah saling janjian ketemuan untuk melaksanakan fighter atau gladiatoran," sambungnya.



Simak Video "Video: Wajib Ikutan! Jogja Run D City Digelar 24 Mei"

(aku/aku)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork