Iran soal Video Kemunculan Netanyahu: Jika Masih Hidup Akan Terus Kami Kejar

Internasional

Iran soal Video Kemunculan Netanyahu: Jika Masih Hidup Akan Terus Kami Kejar

Haris Fadhil - detikJogja
Minggu, 15 Mar 2026 13:23 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu
PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto: Reuters
Jogja -

Garda Revolusi Iran merespons kemunculan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang sempat dikabarkan tewas. Gatda Revolusi Iran atau IRGC menyatakan akan terus menargetkan Netanyahu.

"Jika penjahat pembunuh anak ini masih hidup, kami akan terus mengejar dan membunuhnya dengan kekuatan penuh," kata Garda Revolusi di situs web mereka, Sepah News, seperti dilansir detikNews dari AFP, Minggu (15/3/2026).

Diketahui sempat ada rumor jika Netanyahu tewas. Di tengah itu, muncul unggahan media sosial yang menayangkan pidato Netanyahu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa pengguna menyoroti kekhawatiran tentang video Netanyahu pada 13 Maret, yang membuatnya tampak seperti memiliki enam jari di salah satu tangannya hingga menimbulkan kecurigaan bahwa video tersebut diedit menggunakan kecerdasan buatan atau AI.

ADVERTISEMENT

Diketahui, perang Israel dan AS melawan Iran telah berlangsung sejak 28 Februari 2026. Ayatollah Ali Khamenei, yang saat itu merupakan pemimpin tertinggi Iran, tewas, dalam serangan awal kedua negara itu.

Sejak itu kedua pihak saling membalas tembakan rudal. Iran membalas dengan menyerang Israel, pangkalan AS di negara-negara kawasan Teluk hingga menutup Selat Hormuz.

PM Israel Netanyahu sempat 'menghilang' yang memicu rumor soal keselamatannya. Dilansir Reuters, Netanyahu baru muncul pada Jumat (13/3/2026). Dia muncul berdiri di antara dua bendera Israel dan menjawab pertanyaan melalui tautan video.

Netanyahu mengatakan Iran "tidak lagi sama" setelah hampir dua minggu pemboman. Dia bahkan mengatakan Garda Revolusi dan pasukan paramiliter Basij telah menderita.

Dia juga bersumpah akan terus menyerang Hizbullah Lebanon atas serangan Hizbullah pada Senin (2/3) lalu. Ketika ditanya mengenai tindakan apa yang akan diambil Israel ke Iran dan Hizbullah, dia enggan membeberkannya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads