Polda DIY memanggil pihak klub hingga suporter untuk membahas duel panas bertajuk derby DIY antara PSIM Vs PSS di ajang Super League 2026/2027. Kemungkinan lokasi dan kehadiran suporter akan menjadi bahasan.
Diketahui, PSIM dan PSS yang memiliki rivalitas tinggi sama-sama berlaga di kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Tak hanya di lapangan, rivalitas tinggi juga dirasakan para suporter.
Untuk itu, Polda DIY jauh-jauh hari sudah mulai membahas soal pengamanan laga tersebut. Pekan depan, Polda DIY bakal menggelar pertemuan dengan sejumlah elemen untuk membahas laga-laga tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti akan dilaksanakan minggu depan. Kalau tidak salah akan mempertemukan PSIM, PSS Sleman, para manajer, pemilik, dan pemda setempat, Jogja dan Sleman. Nanti kami di belakang," kata Kapolda DIY, Irjen Anggoro Sukartono saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kota Jogja, Rabu (5/8/2026).
Usai pertemuan itu, akan ada analisis terkait pengamanan laga tersebut. Menurutnya, semua bisa dilakukan di Jogja.
"Semua bisa dilakukan di Jogja, tapi nanti ada prediksi-prediksi, ada diskusi, ada pertemuan dengan para pemilik klub dan para presiden suporter," jelasnya.
Begitu pun terkait kehadiran suporter di laga derby. Hal itu baru diputuskan setelah adanya koordinasi dengan berbagai pihak.
"Nanti kita lihat di sana (koordinasi), putusannya bagaimana. Kalau lihat situasi tidak memungkinkan, pasti kita larang demi Jogja. Jogja aman harus. Segala sesuatu bisa mungkin terjadi (kehadiran suporter)," pungkasnya.
(afn/alg)

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia