Kucing Kuwuk, Predator Imut Berjuluk 'Harimau Pembunuh Ayam' yang Dilindungi

Kucing Kuwuk, Predator Imut Berjuluk 'Harimau Pembunuh Ayam' yang Dilindungi

Desi Rahmawati - detikJogja
Senin, 09 Mar 2026 14:10 WIB
Kucing Kuwuk
Kucing Kuwuk (Foto: BKSDA Jawa Timur)
Jogja -

Kucing kuwuk merupakan salah satu kucing liar yang hidup di berbagai wilayah Asia, termasuk Indonesia. Hewan ini biasa dikenal sebagai pemburu yang gesit dan mampu beradaptasi di berbagai habitat.

Di China secara terkhusus, kucing kuwuk mendapat julukan 'harimau pembunuh ayam' karena kebiasaannya memangsa unggas ternak tersebut di sekitar permukiman warga, dilansir Live Science. Meski memiliki perilaku yang 'buruk', kucing kuwuk sebenarnya termasuk satwa liar yang dilindungi dalam Permen LHK No.P.106 tahun 2018.

Di balik julukan itu, kucing kuwuk ternyata menyimpan berbagai fakta yang menarik untuk diketahui, lho! Apa saja? Cek selengkapnya melalui uraian berikut!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fakta Menarik Kucing Kuwuk

Dihimpun dari Wildcat Conservation dan A-Z Animals, ini beberapa fakta menarik kucing kuwuk:

ADVERTISEMENT

1. Memiliki Pola Bulu seperti Macan Tutul

Bulu kucing kuwuk memiliki bintik-bintik dan roset pada tubuhnya layaknya pola bulu macan tutul. Warna bulu mereka bervariasi dari kuning pucat, kemerahan, hingga abu-abu dengan bagian bawah tubuh berwarna putih.

Selain bintik pada bulu tubuh, kucing kuwuk juga memiliki garis-garis khas di bagian wajah dan kepala. Pola ini menjadi ciri khasnya yang unik dan berfungsi sebagai kamuflase alami ketika bersemunyi atau berburu.

2. Pandai Berenang

Hewan berbulu berkaki empat yang juga biasa disebut kucing congkok ini dikenal sebagai kucing liar yang tidak takut dengan air. Bahkan, kucing kuwuk memiliki ciri unik yang membantu mereka berselancar di air, yakni kaki berselaput alias webbed paws. Struktur ini membuat kucing kuwuk menjadi perenang yang sangat baik.

Kemampuan tersebut juga membantu kucing kuwuk berburu di area basah, seperti sungai, rawa, atau genangan air. Mereka juga diketahui memangsa hewan kecil yang hidup di perairan, misalnya katak atau ikan kecil.

3. Lincah Bergerak karena Tubuhnya Kecil

Pada umumnya, kucing kuwuk memiliki ukuran tubuh yang kecil. Dengan berat tubuh sekitar 2,2-7,5 kg dan panjang sekitar 46-65 cm, kucing kuwuk sekilas mirip dengan kucing rumahan.

Meskipun tubuh mereka kecil, mereka mampu berlari dengan cepat dan lincah. Disebutkan bahwa kucing kuwuk dapat mencapai kecepatan hingga 45 mph atau sekitar 72 km/jam saat berlari. Dengan kelincahan yang dimilikinya, leopard versi mini ini menjadi pemburu yang efektif di alam liar.

4. Termasuk Hewan Nokturnal

Kucing kuwuk termasuk hewan nokturnal, yakni lebih aktif berburu pada malam hari. Pada siang hari, mereka biasanya beristirahat di lubang pohon, semak lebat, atau tempat persembunyian lainnnya.

Aktivitas kucing kuwuk di malam hari juga didukung oleh kemampuan penglihatannya. Dalam kondisi cahaya yang redup, kucing kuwuk dapat melihat dengan baik sehingga mendukung perburuan malam hari mereka.

5. Dapat Hidup di Berbagai Jenis Habitat

Salah satu keunikan kucing kuwuk adalah kemampuannya beradaptasi dengan berbagai lingkungan. Hewan ini diketahui dapat hidup di hutan tropis, hutan pegunungan, semak belukar, hingga lahan pertanian. Kucing kuwuk bahkan bisa ditemukan di ketinggian lebih dari 4.000 meter di wilayah Himalaya.

Persebaran kucing kuwuk juga sangat luas di wilayah Asia, mulai dari Asia Selatan, Asia Timur, hingga Asia Tenggara. Beberapa negara yang menjadi habitat kucing kuwuk antara lain India, China, Korea, Jepang, dan kawasan Asia lainnya. Di Indonesia, kucing kuwuk hidup di pulau Jawa atau Sumatera.

6. Mampu Hidup Cukup Dekat dengan Manusia

Tidak sedikit orang yang sering menemukan kucing kuwuk berkeliaran di sekitar rumah atau lahan pertanian mereka. Fenomena ini terjadi karena kucing kuwuk termasuk hewan yang cukup toleran terhadap perubahan habitat.

Mereka bisa hidup di dekat desa atau lahan pertanian. Namun, meski cukup adaptif, kucing kuwuk cenderung menghindari interaksi langsung dengan manusia.

7. Memiliki 2 Subspesies di Indonesia

Dulunya, kucing kuwuk dikenal dengan satu nama ilmiah saja, yakni Prionailurus bengalensis. Namun, sebagaimana dijelaskan laman Cat Specialist Group, belakangan, studi terbaru memisahkannya menjadi 2 jenis.

Pertama, kucing kuwuk daratan alias Prionailurus bengalensis yang hidup di Pakistan hingga Asia Tengah dan Rusia. Kedua, kucing kuwuk sunda (Prionailurus javanensis) di Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatera, hingga Filipina.

Studi filogeografis terbaru telah berhasil mengidentifikasi subspesies kucing kuwuk sunda. Keduanya adalah Prionailurus javanensis javanensis (Jawa dan Bali) dan Prionailurus javanensis sumatranus (Sumatera dan Kalimantan).

8. Mempunyai Banyak Nama

Kucing kuwuk memiliki segudang nama berbeda. Di Indonesia, makhluk yang kadang kala dianggap kucing domestik ini disebut juga sebagai kucing hutan dan macan akar. Di Spanyol, namanya adalah gato bengali (kucing bengal), sedangkan di Prancis, ia dikenal sebagai chat leopard du bengale.

Nah, itulah sejumlah fakta menarik kucing kuwuk, predator berjuluk 'harimau pembunuh ayam' yang dilindungi di Indonesia. Semoga menambah wawasanmu, ya, Dab!

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(num/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads