Kegunaan Air Cucian Beras yang Jarang Diketahui, Jangan Asal Buang!

Kegunaan Air Cucian Beras yang Jarang Diketahui, Jangan Asal Buang!

Ovilia Putri Ramadhani - detikJogja
Minggu, 27 Sep 2026 13:35 WIB
lustrasi air cucian beras
Ilustrasi Air Cucian Beras (Foto: iStock)
Jogja -

Setiap kali memasak nasi, ada satu tahapan yang hampir pasti dilakukan sebelum beras masuk ke rice cooke, yakni mencucinya. Air bekas cucian beras biasanya langsung dibuang begitu saja ke wastafel atau saluran air karena dianggap sudah tidak berguna.

Padahal, air berwarna putih keruh itu masih menyimpan berbagai kandungan yang bisa dimanfaatkan. Jadi, kalau selama ini detikers selalu membuangnya, mulai sekarang air cucian beras sebaiknya dipisahkan terlebih dahulu.

Air cucian beras atau yang sering disebut air leri ternyata dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Bukan tanpa alasan, air tersebut masih membawa sejumlah unsur dan nutrisi yang berasal dari beras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, apa saja kandungan air cucian beras yang membuatnya sayang kalau langsung dibuang? Lalu, apa saja manfaatnya? Berikut penjabaran ringkasnya yang menarik disimak.

ADVERTISEMENT

Nutrisi yang Disimpan Air Cucian Beras

Dirujuk dari laman Digitani IPB, air cucian beras masih mengandung sejumlah nutrisi yang ikut larut ketika beras dicuci. Air cucian beras mengandung :

  • Nitrogen (N)
  • Fosfor (P)
  • Kalium (K)
  • Magnesium
  • Kalsium
  • Zat besi
  • Sulfur
  • Karbohidrat
  • Vitamin A, vitamin C, dan vitamin B1 atau tiamin.

Kandungan tersebut membuat air cucian beras tidak hanya dianggap sebagai limbah dapur. Airnya masih bisa dimanfaatkan, terutama sebagai salah satu bahan yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Air Cucian Beras Bisa Dipakai untuk Apa?

Dilansir website Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng, salah satu metode pemanfaatan air cucian beras yang paling sederhana adalah menyiramkannya ke tanaman.

Air leri dapat digunakan sebagai pupuk organik cair alami untuk membantu pertumbuhan tanaman. Air leri disebut mengandung karbohidrat, vitamin B, fosfor, dan kalium yang dapat membantu memperbaiki struktur serta kesuburan tanah.

Kandungan tersebut juga berkaitan dengan pertumbuhan akar dan penyerapan nutrisi oleh tanaman. Tidak hanya itu, nutrisi dalam air leri dapat menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme tanah yang membantu proses dekomposisi bahan organik dan penyediaan unsur hara bagi tanaman.

Penggunaan air cucian beras sebagai pupuk dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia yang berpotensi berdampak pada lingkungan. Pemanfaatan limbah dapur tersebut juga dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menekan biaya produksi pertanian.

Manfaat Air Cucian Beras untuk Kulit

Dirujuk dari jurnal STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, selain dimanfaatkan untuk tanaman, air cucian beras juga dikenal dalam penggunaan untuk perawatan kulit. Pemanfaatan air cucian beras untuk kulit menjadi salah satu alasan mengapa cairan yang selama ini sering dianggap sebagai limbah dapur justru menarik untuk dimanfaatkan kembali.

Di antara manfaatnya:

1. Mencerahkan Kulit

Kandungan inositol dalam air beras berpotensi membantu membuat kulit tampak lebih cerah dan merata.

2. Mengurangi Peradangan

Kandungan antioksidan dan senyawa fenolik dapat membantu menenangkan kulit yang iritasi atau kemerahan.

3. Membuat Pori-Pori Tampak Lebih Kecil

Pati dalam air beras dapat memberikan efek sementara sehingga pori-pori terlihat lebih kecil.

4. Melembapkan Kulit

Kandungan pati dan asam amino membantu mempertahankan kelembapan sehingga kulit terasa lebih lembut.

5. Melindungi Kulit dari Radikal Bebas

Antioksidan dalam beras berpotensi membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan lingkungan. Namun, air beras bukan pengganti sunscreen.

6. Membantu Merawat Kulit Berjerawat

Sifat anti-inflamasi dan kandungan pati berpotensi membantu menenangkan kulit serta mengurangi minyak berlebih.

Manfaat Air Cucian Beras untuk Rambut

Selain kulit, air cucian beras juga bermanfaat untuk rambut. Berikut di antara khasiatnya yang mungkin detikers belum ketahui:

1. Menjaga Kesehatan Rambut

Nutrisi dalam air beras dapat membantu menjaga rambut tetap kuat dan tidak mudah patah.

2. Membuat Rambut Lebih Berkilau

Inositol dapat membantu membuat permukaan rambut terasa lebih halus sehingga tampak lebih berkilau.

3. Merawat Kulit Kepala

Air beras dapat digunakan sebagai bilasan untuk membantu menjaga kebersihan dan menenangkan kulit kepala.

4. Mendukung Pertumbuhan Rambut

Kandungan asam amino dan nutrisi dalam air beras berpotensi membantu menjaga kondisi rambut dan kulit kepala.

5. Membantu Mengurangi Ketombe

Sifat anti-inflamasi dan antimikroba ringan berpotensi membantu menenangkan kulit kepala dan mengurangi serpihan.

6. Menjadi Kondisioner Alami

Air beras dapat membuat rambut terasa lebih lembut, halus, dan mudah diatur.

Sebagai catatan, penggunaan air bekas cucian beras pada kulit perlu diperhatikan. Pasalnya, tidak setiap jenis kulit cocok, begitu pula rambut. Pastikan berkonsultasi dengan ahli kesehatan setempat sebelum memanfaatkannya, ya, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Ovilia Putri Ramadhani Mahasiswa Magang Pendidikan di detikcom



(num/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads