Pencipta lagu 'Darah Juang', Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing meninggal dunia. Menurut putra bungsunya, Gopas Kibar Syang Proudy (18), mendiang ayahnya adalah sosok yang pantang bilang menyerah.
"Saya sangat menganggap ayah saya itu idola saya. Saya baru sadar karena memang dia itu kalau di rumah tidak semenonjol itu, jadi seperti layaknya bapak-bapak biasa," ujar Gopas saat ditemui di rumah duka Bethesda, Jogja, Kamis (26/2/2026).
"Dan saya takjubnya karena melihat kawan-kawan yang datang semuanya, dengan lagu-lagu yang diciptakannya. Dan saat bapak lagi dirawat di rumah sakit, bahkan di rumah pun saya juga menyanyikan lagu-lagu yang biasa Bapak nyanyikan di rumah, juga lagu-lagu kesukaan kami berdua," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gopas mengenangkan bahwa ayah memang gemar bercerita. Satu ungkapan John yang membekas di benak Gopas ialah betapa besar keinginannya untuk sembuh seperti sedia kala.
"Yang buat saya sedih itu karena terakhir itu bapak bilangnya dia ingin bebas. Dia ingin bebas, dia tanya dia kapan sembuh, dia kapan bisa kayak dulu lagi. Itu sih yang saya sedihkan," kata Gopas.
Di sisi lain, Gopas juga mengagumi betapa besar semangat yang dimiliki ayahnya.
"Semangatnya, wah itu sangat (besar). Saya membaca artikel-artikel tentang bapak juga, bahwa memang semangat bapak ini tidak pernah padam untuk memikirkan bangsa," ucap Gopas.
"Dia memang sangat semangat, bahkan sampai di ICU saya sampai bilang 'kayaknya Gopas sudah nggak usah ngomong semangat lagi sama Bapak, karena Gopas tahu Bapak itu pantang banget buat bilang menyerah'," ungkapnya.
John Tobing memang sudah tiada, tapi semangatnya akan abadi melalui karyanya. Lagu Darah Juang ciptaannya akan selalu bergema dan menjadi musik latar di setiap perlawanan.
Diberitakan sebelumnya, John meninggal dunia di usia 59 tahun 3 bulan pada Rabu (25/2). Kondisi kesehatannya mulai menurun hingga harus dirawat di rumah sakit sejak November 2025. Sejak itu, John harus bolak-balik ke rumah sakit.
Jenazah Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing disemayamkan di Rumah Duka Bethesda dan akan dimakamkan di TPU Madurejo, Prambanan, Sleman, pada Sabtu (28/2).
