John Tobing 'Darah Juang' Keluar Masuk RS Sebelum Meninggal

John Tobing 'Darah Juang' Keluar Masuk RS Sebelum Meninggal

Adji G Rinepta - detikJogja
Kamis, 26 Feb 2026 13:49 WIB
Putra bungsu John Tobing, Gopas Kibar Syang Proudy di rumah duka Arimatea RS Bethesda Kota Jogja, Kamis (27/2/2026).
Putra bungsu John Tobing, Gopas Kibar Syang Proudy di rumah duka Arimatea RS Bethesda Kota Jogja, Kamis (27/2/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Pencipta lagu 'Darah Juang', Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing meninggal dunia Rabu (25/2). Putra bungsunya, Gopas Kibar Syang Proudy (18) menyebut sang ayah meninggal akibat henti jantung mendadak.

Gopas menceritakan, kondisi kesehatan John mulai menurun hingga harus dirawat di rumah sakit sejak November 2025. Semenjak saat itu, John pun harus bolak-balik rumah sakit untuk mendapat perawatan.

"(masuk rumah sakit) Semenjak 29 November (2025), balik ke rumah 28 Januari (2026). Terus masuk lagi itu awal Februari, tanggal 8 Februari masuk lagi di Hermina, semingguan di Hermina, terus sudah balik lagi ke rumah," terang Gopas ditemui di Rumah Duka Bethesda, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

John pun harus kembali ke rumah sakit pada Rabu (25/2) dini hari dan langsung masuk ke ruang ICU akibat penurunan kesadaran.

ADVERTISEMENT

"Terus barulah hari Rabu ini dini hari, minggu ini, masuk lagi karena penurunan kesadaran itu. Awalnya saya ke Rumah Sakit Hermina, cuma karena belum tercover BPJS karena terakhir dirawat di Hermina, kemudian dibawa ke RSA UGM lagi," paparnya.

Hingga pada Rabu malam, John tiba-tiba mengalami henti jantung. Ia meninggal dunia di dinginnya ruang ICU tanpa didampingi keluarganya. Gopas bilang, keluarga sangat terpukul akan kepergian John yang mendadak ini.

"Ini mendadak sih, sebetulnya. Memang kami dari keluarga itu pas sedang di rumah memang, karena di rumah sakit itu dimasukkan ke ruang ICU, tidak bisa ditunggu," ungkap Gopas.

"Dan juga malam itu, jam 20.45 ditelepon pihak keluarga, terus katanya memang Bapak henti jantung dan memang tidak kembali berdetak lagi, dan akhirnya kami semua langsung datang ke rumah sakit sih. Memang kami belum cukup siap juga sebetulnya karena dadakan itu kan," sambungnya.

John meninggal dunia di usia 59 tahun 3 bulan. Jenazahnya disemayamkan di Rumah Duka Bethesda dan akan dimakamkan Sabtu (28/2) esok di TPU Madurejo, Prambanan, Sleman.

"Hari ini nanti jam 18.30 penghiburan gereja, besok juga sama jam 18.30 malem," terang Gopas.

"Dan ada (prosesi) adat Matonggo Raja, adat itu untuk persiapan hari Sabtunya. Kalau pemberangkatannya (ke pemakaman) itu ada (prosesi) kebaktian," pungkasnya.



(ahr/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads