Eviana (21), seorang mahasiswi di Jogja nekat mengejar hingga menabrak jambret yang menggasak ponselnya yang ia taruh di dasbor motornya. Penjambret berinisial WY (38) alias Koko alias Siheng pun terjatuh dan sedikit mengalami luka. Atas aksinya tersebut, apakah Eviana akan dipidana?
Saat ditanya mengenai itu, Kapolsek Umbulharjo, AKP Hellga Dimas Prakosa menerangkan pihaknya mengaku kini tengah fokus pada kasus penjambretannya.
"(Ada ancaman pidana bagi korban?) Pada saat ini kami konsen pada kasus pencuriannya saja dulu," terangnya dalam jumpa pers di Mapolsek Umbulharjo, Selasa (10/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Kalau pelaku tiba-tiba melapor?) Ya kami konsen pada kasus pencuriannya," sambung Hellga.
Begitu pun saat ditanya soal penerapan kejadian penabrakan ini ke Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), Hellga pun memberikan jawaban yang serupa.
"(Belum ada penerapan pasal LLAJ?) Tidak ada karena kami masih konsen pada kasus pencuriannya aja," ungkap Hellga.
"(Kalau pelaku melaporkan akan diterima?) Kami belum ke arah sana karena kami masih mendalami kasus pencuriannya," tegasnya.
Sebelumnya, Eviana nekat mengejar hingga menabrak jambret yang menggasak ponselnya yang ia taruh di dashboard motornya. Penjambret berinisial WY (38) alias Koko alias Siheng pun terjatuh dan sempat kabur namun berhasil diamankan warga.
Kejadian ini terjadi di jalan Menteri Supeno, Sorosutan, Umbulharjo Kota Jogja, kemarin (9/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban tengah memboncengkan temannya Yunda (22) hendak ke Mirota jalan Menteri Supeno.
Namun sesampainya di depan Hotel Grand Tjokro Jalan Menteri Supeno, korban dipepet pelaku yang mengendarai Honda Beat.
"Pelaku mengambil HP di dashboard depan motor bagian kiri, kemudian korban kabur, korban spontan mengejar pelaku," terang Kapolsek Umbulharjo, AKP Hellga Dimas Prakosa dalam jumpa pers di Mapolsek Umbulharjo, Selasa (10/2/2026).
Usai menggasak Handphone merk Tecno Al warna hitam milik korban, pelaku yang langsung kabur ke arah Jalan Pakel Baru Selatan. Aksi kejar-kejaran pun terjadi, korban mengejar sambil meneriaki 'maling-maling'.
Ketika tiba di dekat SD Muhammadiyah Pakel, korban menabrakkan motornya ke motor pelaku sehingga pelaku terjatuh dan kemudian di bantu warga.
"Terjadi pengejaran, kemudian korban menabrakan motornya ke motor pelaku, alhasil pelaku terjatuh. Pelaku sempat lari, kemudian ditangkap warga," papar Hellga.
"Kejadian itu di jalan Menteri Supeno, tabrakannya itu terjadi di jalan Pakel Baru, kurang lebih 100 meter," sambungnya.
(afn/apu)












































Komentar Terbanyak
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja
Lagi-lagi Geng Sadis Berulah di Jogja
Purbaya soal Prabowo Sebut 'Orang Desa Tidak Pakai Dolar': Untuk Hibur Rakyat