- Sholat Nisfu Syaban Boleh Dikerjakan Berjamaah?
- Adakah Keutamaan Sholat Malam Nisfu Syaban? 1. Diberi Rezeki dan Dikabulkan Permintaannya 2. Dipenuhi Kebutuhannya
- Apakah Benar Malam Nisfu Syaban Punya Keutamaan?
- FAQ tentang Sholat Nisfu Syaban 1. Bagaimana cara sholat Nisfu Syaban? 2. Kapan sholat Nisfu Syaban? 3. Apa hukum sholat Nisfu Syaban?
Sholat Nisfu Syaban adalah amalan yang dikerjakan pada malam Nisfu Syaban sebanyak 100 rakaat dengan membaca al-Fatihah, dilanjut al-Ikhlas 11 kali. Amalan ini disunnahkan oleh Imam al-Ghazali dan Syaikh Abdul Qadir al-Jailani.
Di sisi lain, ada juga ulama yang menganggap amalan ini bid'ah. Contohnya adalah Imam an-Nawawi dalam kitabnya, Al-Majmu'. Dilansir NU Online, ulama kelahiran Suriah itu menulis:
(الْعَاشِرَةُ) الصَّلَاةُ الْمَعْرُوْفَةُ بِصَلَاةِ الرَّغَائِبِ وَهِيَ ثِنْتَى عَشْرَةَ رَكْعَةً تُصَلَّي بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ لَيْلَةَ أَوَّلِ جُمْعَةٍ فِي رَجَبَ وَصَلَاةُ لَيْلَةِ نِصْفِ شَعْبَانَ مِائَةُ رَكْعَةٍ وَهَاتَانِ الصَّلَاتَانِ بِدْعَتَانِ ومُنْكَرَانِ قَبِيْحَتَانِ وَلَا يَغْتَرَّ بِذِكْرِهِمَا فِي كِتَابِ قُوْتِ الْقُلُوْبِ وَاِحْيَاءِ عُلُوْمِ الدِّيْنِ وَلَا بِالْحَدِيْثِ اْلمَذْكُوْرِ فِيْهِمَا فَاِنَّ كُلَّ ذَلِكَ بَاطِلٌ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "(Kesepuluh) adalah sholat yang dikenal dengan sholat Raghaib, yaitu sholat 12 rakaat antara Maghrib dan Isya pada malam Jumat pertama bulan Rajab, dan sholat pada malam pertengahan Syaban sebanyak seratus rakaat. Dua sholat ini adalah bid'ah yang diingkari dan tercela, dan jangan sampai tertipu dengan penyebutannya dalam kitab Qutul Qulub dan Ihya' Ulumiddin dan tidak pula dengan hadits yang disebutkan di dalamnya, karena semua itu tidak sah." (Al-Majmu' Syarhul Muhadzdzab, juv V, hal 65)
Perbedaan pendapat hukum sholat Nisfu Syaban disebabkan penilaian status hadits yang dijadikan dasar. Ulama yang melarang menyebut hadits dasarnya lemah atau bahkan palsu. Sementara itu, ulama yang memperbolehkan mengatakan haditsnya lemah, tetapi bisa diamalkan dalam rangka fadhailul a'mal.
Bagi detikers yang ingin tetap mengerjakan, serba-serbi sholat ini mesti dipahami. Salah satunya mengenai boleh tidaknya sholat Nisfu Syaban dikerjakan berjamaah. Berikut penjelasannya!
Poin Utamanya:
- Hukum sholat Nisfu Syaban diperselisihkan ulama. Imam an-Nawawi menolak dan melarangnya, sedangkan Imam al-Ghazali menyunnahkannya.
- Sholat Nisfu Syaban bisa dikerjakan secara berjamaah maupun sendiri-sendiri.
- Hadits yang menyebut keutamaan sholat Nisfu Syaban tidak shahih.
Sholat Nisfu Syaban Boleh Dikerjakan Berjamaah?
Menurut Imam al-Ghazali, sholat Nisfu Syaban boleh dikerjakan secara berjamaah. Kebolehan ini dilandaskan atas perbuatan orang-orang salaf yang berkumpul dalam menunaikannya. Diambil dari laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat, sang imam menjelaskan:
"Adapun sholat sunah Syaban adalah malam kelima belas bulan Syaban. Dilaksanakan sebanyak seratus rakaat. Setiap dua rakaat satu salam. Setiap rakaat setelah al-Fatihah membaca Qulhuwallahu ahad sebanyak 11 kali. Jika mau, seseorang dapat sholat sebanyak 10 rakaat. Setiap rakaat setelah Al-Fatihah Qulhuwallahu ahad 100 kali. Ini juga diriwayatkan dalam sejumlah sholat yang dilakukan orang-orang salaf dan mereka sebut sebagai sholat khair. Mereka berkumpul untuk menunaikannya. Mungkin mereka menunaikannya secara berjamaah." (Ihya Ulumuddin)
Kebolehan ini juga diperkuat penjelasan Imam Izzuddin bin Abdissalam yang menyebut sholat Nisfu Syaban pertama kali dilakukan oleh Ibnul Hayy. Dirujuk dari laman NU Lampung, mulanya, ia sholat sendiri di Masjid al-Aqsha.
Lama-kelamaan, ada orang berdiri mengerjakan sholat di belakangnya sebagai makmum. Jumlahnya terus bertambah hingga banyak jamaah bergabung. Kegiatan tersebut terus dilanjutkan sehingga seakan-akan menjadi sebuah kesunnahan.
Adakah Keutamaan Sholat Malam Nisfu Syaban?
Ada banyak hadits yang membahas keutamaan malam Nisfu Syaban, termasuk sholat padanya. Berikut dua di antaranya lengkap dengan derajat hadits:
1. Diberi Rezeki dan Dikabulkan Permintaannya
Dwi Aprinita Lestari dari UIN Syarif Hidayatullah dalam skripsinya, Studi Kritik Kualitas Hadis Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban dalam Kitab Fadhail al-Awqaat karya Imam Baihaqi, menyebut hadits yang membicarakan keutamaan ini adalah:
عَنْ عَلي بن أبي طالب رضي الله عنه قال : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ لَيْلَهُ النَّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَتِهَا وَصُومُوا يومها. فَإِنَّ الله تبارك و تعالى يَقُولُ : ألا مُسْتَغْفِر فَاغْفِرَ لَهُ أَنَا مُسْتَرْزِقٌ فَارْزُقَهُ ألا سائل فأعطيه ألا كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ
Artinya: "Dari Ali ibn Abu Thalib berkata, 'Rasulullah SAW bersabda: "Apabila malam Nisfu Syaban tiba, dirikanlah shalat pada malamnya dan berpuasalah pada siangnya. Karena, sesungguhnya Allah SWT berseru, Siapa yang meminta ampun pada malam ini, niscaya Aku akan mengampuninya; siapa yang meminta rezeki (pada malam ini), niscaya Aku akan memberinya rezeki; siapa yang meminta sesuatu kepada-Ku (pada malam ini), niscaya Aku akan mengabulkan permintaannya; siapa yang meminta ini dan itu, niscaya Aku akan memberinya apa yang ia minta, hingga terbit fajar.'"
Hadits ini punya derajat dhaif alias lemah karena tidak semua perawinya memenuhi kriteria sifat adil dan dhabith. Salah satu periwayat hadits di atas yang dinilai lemah oleh para ulama adalah Ibnu Abi Sabrah. Ia bahkan disebut pernah memalsukan hadits dan merupakan seorang pendusta.
2. Dipenuhi Kebutuhannya
Diambil dari laman NU Online, ada pula hadits yang dijadikan dasar oleh Imam al-Ghazali dalam menyunnahkan sholat Nisfu Syaban. Begini redaksinya:
روي عن الحسن أنه قال حدثني ثلاثون من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم إن من صلى هذه الصلاة في هذه الليلة نظر الله إليه سبعين نظرة وقضى له بكل نظرة سبعين حاجة أدناها المغفرة
Artinya, "Diriwayatkan dari Al-Hasan. Dikatakannya, 'Telah meriwayatkan kepadaku tiga puluh sahabat Nabi shallalu 'alaihi wasallam. 'Sungguh orang yang menunaikan sholat ini pada malam ini (Nisfu Syaban), maka Allah akan memandangnya sebanyak tujuh puluh kali dan setiap pandangan Dia akan memenuhi tujuh puluh kebutuhan. Sekurang-kurangnya kebutuhan adalah ampunan.'"
Menurut al-Iraqi dari mazhab Syafi'i, hadits ini batil sehingga tidak bisa dijadikan dasar dalam beribadah.
Apakah Benar Malam Nisfu Syaban Punya Keutamaan?
Telah berlalu penjelasan ringkas mengenai hadits keutamaan sholat Nisfu Syaban yang derajatnya lemah. Apakah itu berarti, malam Nisfu Syaban juga tidak memiliki keutamaan sama sekali?
Para ulama memang berselisih pendapat mengenai perkara ini. Sebagian meyakini semua hadits malam Nisfu Syaban lemah atau palsu. Sebagian lagi mengatakan malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan.
Kelompok ulama kedua berdalih dengan sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh sejumlah sahabat. Dikutip dari buku Keutamaan Bulan Sya'ban tulisan Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, haditsnya:
يَطَّلِعُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ ، فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ .
Artinya: "Allah SWT melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." (Diriwayatkan oleh Abu Musa al-Asy'ari, Abu Bakar ash-Shiddiq, Mu'adz bin Jabal, hingga Abdullah bin 'Amr)
Wallahu a'lam bish-shawab.
Demikian penjelasan ringkas mengenai boleh tidaknya sholat Nisfu Syaban dikerjakan secara berjamaah. Semoga menjawab pertanyaan detikers, ya!
FAQ tentang Sholat Nisfu Syaban
1. Bagaimana cara sholat Nisfu Syaban?
Menurut Imam al-Ghazali, sholat ini bisa ditunaikan sebanyak 100 rakaat dengan bacaan per rakaatnya al-Fatihah dan al-Ikhlas 11 kali. Dapat pula dikerjakan 10 rakaat, tetapi al-Ikhlasnya dibaca 100 kali.
2. Kapan sholat Nisfu Syaban?
Setelah sholat sunnah ba'diyah Maghrib, kemudian diteruskan setelah selesai sholat Isya. Ada juga yang menyebut dimulai setelah Isya.
3. Apa hukum sholat Nisfu Syaban?
Ada ulama yang mengatakan sholat ini bid'ah sehingga terlarang dikerjakan. Ada pula yang menyebutnya sunnah. Wallahu a'lam bish-shawab.
(anm/ahr)












































Komentar Terbanyak
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja
Lagi-lagi Geng Sadis Berulah di Jogja