Kapan Baca Doa Malam Nisfu Syaban? Ini Waktu Mengamalkan dan Keutamaannya

Kapan Baca Doa Malam Nisfu Syaban? Ini Waktu Mengamalkan dan Keutamaannya

Anindya Milagsita - detikJogja
Senin, 02 Feb 2026 11:37 WIB
Ilustrasi Berdoa.
Ilustrasi waktu membaca doa malam Nisfu Syaban. (Foto: Mohamed Hassan/Pixabay)
Jogja -

Malam Nisfu Syaban yang berlangsung dalam waktu dekat dapat diisi dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Mengingat malam Nisfu Syaban dianggap sebagai waktu yang penuh keistimewaan bagi umat Islam. Bagaimana bacaan doanya?

Untuk diketahui, sebelum kaum muslim menyambut datangnya bulan Ramadhan, ada bulan Syaban yang juga dapat diisi dengan mengerjakan amalan baik. Bahkan bulan Syaban juga dapat dijadikan sebagai waktu untuk mempersiapkan diri sebelum bulan suci Ramadhan benar-benar tiba.

Salah satunya dengan memanjatkan doa di malam Nisfu Syaban. Sejatinya, tidak ada amalan yang dikhususkan di malam Nisfu Syaban. Sebaliknya, kaum muslim dapat mengisinya dengan amalan yang biasanya dikerjakan di malam-malam lainnya. Misalnya saja berdoa untuk keberkahan dan kebaikan di bulan Syaban yang semata-mata ditujukan kepada Allah SWT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk memberikan referensi doa-doa untuk diamalkan di bulan Syaban, termasuk malam Nisfu Syaban, berikut beberapa bacaan yang bisa dijadikan sebagai salah satu sandaran bagi kaum muslim.

Poin Utamanya:

ADVERTISEMENT
  • Malam Nisfu Syaban dimulai sejak Senin, 2 Februari 2026 setelah Maghrib, karena dalam kalender Hijriah pergantian tanggal terjadi saat matahari terbenam, sehingga malam 14 Syaban langsung masuk ke 15 Syaban.
  • Nisfu Syaban 1447 H jatuh pada hari Selasa, 3 Februari 202 , sehingga amalan dan doa dianjurkan dikerjakan pada malam sebelumnya hingga memasuki hari tersebut.
  • Membaca doa pada malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan, karena termasuk waktu mustajab berdoa, terutama setelah shalat fardhu seperti Maghrib dan Isya, serta menjadi momentum permohonan ampunan dan keberkahan menuju Ramadhan.

Kapan Baca Doa Malam Nisfu Syaban Bisa Dilakukan?

Doa malam Nisfu Syaban bisa diamalkan pada saat malam Nisfu Syaban itu sendiri berlangsung. Nisfu Syaban adalah pertengahan bulan Syaban yang biasanya jatuh di tanggal 15 Syaban.

Mengingat pergantian hari di tahun Hijriah berlangsung di saat matahari terbenam atau Maghrib, maka malam Nisfu Syaban sudah berlangsung di hari sebelumnya, tepatnya pada tanggal 14 Syaban. Artinya, malam Nisfu Syaban akan terjadi di tanggal 14 Syaban pada saat matahari terbenam atau Maghrib yang menandai pergantian hari menjadi 15 Syaban.

Apabila mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, Nisfu Syaban tahun ini di tanggal 15 Syaban 1447 H pada Selasa, 3 Februari 2026. Oleh karena itu, malam Nisfu Syaban sudah akan berlangsung pada 14 Syaban 1447 H atau Senin, 2 Februari 2026, tepatnya saat matahari terbenam atau Maghrib.

Kemudian ada juga beberapa waktu mustajab yang bisa diisi oleh muslim dengan berdoa kepada Allah. Menukil dari buku 'Agar Doa Anda Mustajab' oleh Azhari Ahmad Mahmud, sa;aj satu waktu yang dianggap mustajab adalah setelah selesai menunaikan sholat.

Hal tersebut sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits yang mana Rasulullah SAW pernah ditanya:

"Wahai Rasulullah, kapan waktunya doa paling didengar?' Beliau menjawab, 'Pada tengah malam dan setelah selesai sholat fardhu'." (HR. Tirmidzi)

Untuk itu, tidak ada salahnya muslim memanjatkan doa di salah satu waktu mustajab, yaitu setelah sholat fardhu. Misalnya saja sholat Maghrib atau Isya yang mana sudah masuk ke tanggal 15 Syaban.

Lafal Doa Malam Nisfu Syaban Dibaca 2 Februari 2026

Sebelumnya sudah dijelaskan malam Nisfu Syaban dibaca pada Senin, 2 Februari 2026 yang menandai pergantian tanggal 14 Syaban 1447 H ke 15 Syaban 1447 H. Ada berbagai lafal doa yang bisa dipanjatkan oleh kaum muslim. Salah satunya doa Rasulullah SAW saat menyambut datangnya bulan Rajab untuk memohon keberkahan di bulan Syaban dan diberi kesempatan hingga Ramadhan tiba.

Dra Udji Asiyah, MSi, dalam bukunya 'Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Sya'ban' menyebut ada sebuah riwayat hadits yang menerangkan tentang bulan Syaban sebagai pembuka Ramadhan. Diriwayatkan dari Abu Bakr Al-Balkhi rahimahullah:

مَثَلُ شَهْرِ رَجَبٍ كَالرِّيْحِ، وَمَثْل شَعْبَانَ مَثَلُ الْغَيْمِ، وَمَثَلُ رَمَضَانَ مَثَلُ المطَرِ، وَمَنْ لَمْ يَزْرَعُ وَيَغْرِسُ فِي رَجَبٍ، وَلَمْ يَسْقِ فِي شَعْبَانَ فَكَيْفَ يُرِيدُ أَنْ يَحْصِدَ فِي رَمَضَانَ.

"Perumpamaan bulan Rajab adalah seperti angin, bulan Sya'ban seperti awan yang membawa hujan dan bulan Ramadhan seperti hujan. Barang siapa yang tidak menanam di bulan Rajab dan tidak menyiraminya di bulan Sya'ban bagaimana mungkin dia memanen hasilnya di bulan Ramadhan". (Lathaiful-Ma'arif libni Rajab Al-Hanbali hal. 130)

Kemudian ada versi doa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW untuk memohon keberkahan Syaban. Melalui sebuah riwayat:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ

"Dari Anas bin Malik berkata, bahwa Rasulullah saw. jika masuk bulan Rajab, dia berkata: 'Allahumma Barik lanaa fii Rajaba wa Sya'ban wa Barik lanaa fii Ramadhan'." ("Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan berkahilah kami di bulan Ramadhan)". (HR. Ahmad, No. 2.228)

Untuk memudahkan, berikut bacaan doa yang tadi dimaksudkan yang dinukil dari buku '175 Doa dalam Keseharian Kita' tulisan Muhammad Azri Zulal bin Kholid Baraja:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allahumma baarik lanaa fii rajab wa sya'ban wa ballighna ramadhana.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan."

Apa Fadilah Membaca Doa Malam Nisfu Syaban?

Memanjatkan doa di malam Nisfu Syaban maupun waktu-waktu lainnya menyimpan fadilah tersendiri. Sebab, berdoa termasuk amalan yang sangat dianjurkan secara luas.

Mengacu dari buku karya Hafidz Muftisany yang bertajuk 'Ensiklopedia Islam', disampaikan ada salah satu riwayat dari Mu'adz bin Jabal r.a. mengenai sabda dari Rasulullah SAW. Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Pada malam Nisfu Syaban, Allah SWT memperhatikan seluruh makhluk-Nya. Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan" (HR. Thabrani, Daruquthni, Baihaqi dan Ibnu Hibban).

Lebih lanjut, di dalam buku 'Doa-Doa Rasulullah Sehari-Hari dan Sepanjang Masa: Namina Books' tulisan Luthfi Yansyah menjabarkan dua ayat yang berisikan firman Allah SWT mengenai perintah berdoa kepada-Nya.

Kedua ayat yang dimaksud adalah Surat Al-Baqarah ayat 186 dan Surat Ghafir ayat 60. Berikut bunyi dari dua ayat tersebut:

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ۝١٨٦

Wa idzâ sa'alaka 'ibâdî 'annî fa innî qarîb, ujîbu da'watad-dâ'i idzâ da'âni falyastajîbû lî walyu'minû bî la'allahum yarsyudûn.

Artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran" (QS. Al-Baqarah: 186).

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَࣖ ۝٦٠

Wa qâla rabbukumud'ûnî astajib lakum, innalladzîna yastakbirûna 'an 'ibâdatî sayadkhulûna jahannama dâkhirîn.

Artinya: "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."

Dengan memahami waktu memanjatkan doa malam Nisfu Syaban dapat menjadi bekal bagi kaum muslim dalam mengamalkannya. Semoga informasi tadi membantu.

FAQ

Malam Nisfu Syaban 2026 jatuh pada tanggal berapa?

Malam Nisfu Syaban 2026 jatuh pada Senin malam, 2 Februari 2026, tepatnya tepat waktu Maghrib. Hal ini karena Nisfu Syaban bertepatan dengan 15 Syaban 1447 H yang jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026, sementara pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak matahari terbenam.

Kapan waktu terbaik membaca doa malam Nisfu Syaban?

Doa malam Nisfu Syaban dapat dibaca sejak Maghrib hingga sebelum Subuh pada malam 15 Syaban. Waktu yang dianjurkan adalah setelah shalat fardhu, seperti setelah Maghrib atau Isya, karena termasuk waktu mustajab sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW.

Apakah ada doa khusus yang dianjurkan dibaca saat malam Nisfu Syaban?

Tidak ada satu doa yang diwajibkan secara khusus. Namun, salah satu doa yang dianjurkan adalah doa Rasulullah SAW untuk memohon keberkahan di bulan Syaban dan dipertemukan dengan Ramadhan, yaitu, "Allahumma baarik lanaa fii rajab wa sya'ban wa ballighna ramadhana."



(anm/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads