Isra Miraj Biasanya Ngapain? Ini Amalan dan Kegiatan Perayaannya

Isra Miraj Biasanya Ngapain? Ini Amalan dan Kegiatan Perayaannya

Ulvia Nur Azizah - detikJogja
Jumat, 09 Jan 2026 11:27 WIB
Ilustrasi pidato Isra Miraj
Kegiatan Isra Miraj. (Foto: Gemini AI)
Jogja -

Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW selalu menjadi momen penting bagi umat Islam. Setiap tahun, peristiwa ini tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan yang sarat makna.

Di banyak daerah, Isra Miraj dimanfaatkan sebagai ruang refleksi spiritual. Kegiatan yang dilakukan pun beragam, mulai dari ceramah agama, doa bersama, hingga aktivitas edukatif di sekolah dan lingkungan masyarakat.

Lantas, Isra Miraj biasanya diisi dengan kegiatan apa saja dan amalan apa yang dianjurkan? Simak rangkuman lengkapnya berikut ini, detikers!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin utamanya:

  • Isra Miraj diperingati melalui ceramah, doa bersama, dan kegiatan keagamaan di sekolah maupun masyarakat.
  • Momen 27 Rajab dianjurkan diisi dengan ibadah, seperti sholat sunnah, doa, dzikir, dan istighfar.
  • Perayaan Isra Miraj menjadi sarana penguatan iman sekaligus mempererat kebersamaan umat.

ADVERTISEMENT

Isra Miraj Biasanya Ngapain? Ini Kegiatan Perayaannya

Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW biasanya tidak hanya diisi dengan ceramah agama. Di banyak tempat, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai sarana refleksi spiritual, penguatan iman, sekaligus mempererat kebersamaan warga sekolah maupun masyarakat. Berikut ini beberapa contoh kegiatan perayaannya.

1. Ceramah dan Tausiyah Keagamaan

Dikutip dari laman resmi Kemenag RI Kalimantan Timur, salah satu kegiatan utama dalam peringatan Isra Miraj adalah tausiyah atau ceramah agama. Pada kesempatan tersebut, penceramah menyampaikan kembali makna peristiwa Isra Miraj sebagai perjalanan spiritual Rasulullah SAW dalam satu malam serta diterimanya perintah sholat lima waktu bagi umat Islam.

Melalui ceramah ini, peserta diajak memahami kebesaran Allah SWT dan pentingnya sholat sebagai tiang agama. Pesan-pesan keimanan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga dapat diterima dengan baik oleh generasi muda.

2. Haul dan Doa Bersama

Selain ceramah, peringatan Isra Miraj juga sering dirangkai dengan kegiatan keagamaan lain, seperti haul dan tahlil. Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan pengingat akan nilai-nilai keteladanan para ulama.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan kebersamaan sederhana melalui makan bersama. Momen ini menjadi penegas bahwa peringatan Isra Miraj tidak hanya bermakna ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi.

3. Kegiatan Isra Miraj di Sekolah

Dilansir detikNews, peringatan Isra Miraj di sekolah umumnya diisi dengan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif. Beberapa di antaranya adalah lomba cerdas cermat Islami dengan materi kisah Isra Miraj dan ajaran Islam, lomba ceramah atau pidato agama, serta lomba qasidah yang menghadirkan nuansa seni bernuansa pujian dan nasihat.

Selain itu, sekolah juga kerap menggelar kegiatan bakti sosial dan pentas seni Islami. Bakti sosial menjadi sarana menanamkan kepedulian terhadap sesama, sementara pentas seni memberi ruang ekspresi bagi peserta didik sekaligus menyampaikan pesan keagamaan dengan cara yang lebih ringan dan menarik.

Apa Saja Amalan Isra Miraj?

Selain perayaan atau peringatan, momen Isra Miraj pada 27 Rajab juga sebaiknya diisi dengan amalan dan ibadah. Dikutip dari Buku Harian Umat Islam karya Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid serta laman resmi NU Online, berikut sejumlah amalan yang dapat dilakukan.

1. Membaca Doa Malam 27 Rajab

Dalam kitab Nurul Anwar wa Kanzul Abrar fi Dzikris Shalati 'alan Nabi Al-Mukhtar karya Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri disebutkan, pada malam 27 Rajab umat Islam dianjurkan berdoa seraya memohon kepada Allah. Dengan mengamalkan ini, insya Allah segala permohonan terkabul.

Berikut adalah doa yang dimaksud:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّينَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِينَ حِينَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِينَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِينَ وَتُجِيبَ دَعْوَتِي يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ

Allāhumma innī as'aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi'i wal 'isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da'watī yā akramal akramīn.

Artinya: "Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kaumerahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan."

Untuk mengamalkan doa di atas, pertama disarankan untuk melaksanakan sholat sunnah mutlak dua rakaat. Pada kedua rakaat, bacalah Surat Al-Ikhlas setelah Surat Al-Fatihah. Setelah selesai, lantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad Saw sebanyak 10 kali, lalu dilanjutkan dengan membaca doa di atas dan sampaikan segala permohonan kepada Allah.

2. Sholat Sunnah

Selanjutnya, kita juga dianjurkan melaksanakan sholat sunnah di malam-malam bulan Rajab. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Barang siapa sholat sunnah di malam bulan Rajab sesudah sholat Maghrib, setiap rakaat setelah Al-Fatihah membaca Surat Al-Ikhlas, maka ia dan keluarga serta orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya akan dipelihara dari malapetaka dunia dan siksa akhirat." (HR Anas bin Malik)

3. Tasbih di Bulan Rajab

Umat Islam juga dianjurkan untuk bertasbih sepanjang bulan Rajab. Bacaan tasbih yang dianjurkan untuk 10 hari terakhir bulan Rajab adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللهِ الرَؤُوفْ
Subhaanallaahir Ra'uf.
Artinya: "Maha Suci Allah, Yang Maha Belas Kasihan."

Setelah membaca tasbih, dianjurkan pula untuk membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 11 kali. Berikut adalah bacaan Surat Al-Ikhlas:

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَ لَمْ يَكُنْ لَهُۥۤ۟ كُفُوًا أَحَدٌ
Qul Huwallahu Ahad Allahu Ash-Shaamad Lam Yalid Walaam Yoolad Walaam Yakun Lahu Kufuwan Ahad
Artinya: "Katakanlah, 'Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.'" (QS Al-Ikhlas [112]: 1-4)

4. Istighfar Pagi dan Sore

Sepanjang bulan Rajab, termasuk pada tanggal 27, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak istighfar sebanyak 70 kali di pagi dan sore hari. Berikut adalah bacaan istighfarnya:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ
Rabbighfirlii warhamnii watub 'alayya
Artinya: "Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah taubatku."

Bacaan istighfar ini diriwayatkan oleh Wahab bin Munabbih dan tercantum dalam kitab Al-Jami' karya Imam Suyuti. Wahab menyebutkan bahwa terdapat keterangan dalam kitab suci sebelum Al-Quran tentang keutamaan istighfar di bulan Rajab. Disebutkan, barang siapa membaca istighfar ini dengan mengangkat kedua tangan sebanyak 70 kali di pagi dan sore hari selama bulan Rajab, maka Allah akan melindunginya dari api neraka.

Isra Miraj bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah dan memperdalam makna sholat dalam kehidupan sehari-hari. Demikian penjelasannya, semoga bermanfaat!



(sto/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads