Pengakuan Nisa Usai Viral Nyamar Jadi Pramugari Batik Air

Regional

Pengakuan Nisa Usai Viral Nyamar Jadi Pramugari Batik Air

Welly Jasrial Tanjung - detikJogja
Kamis, 08 Jan 2026 16:04 WIB
Pengakuan Nisa Usai Viral Nyamar Jadi Pramugari Batik Air
Tangkapan layar video pramugari gadungan minta maaf. (Foto: Dok. Istimewa/Tangkap Layar)
Jogja -

Seorang wanita muda bikin heboh usai menyamar sebagai pramugari maskapai Batik Air. Wanita bernama Khairun Nisa (23) itu pun minta maaf usai bikin heboh.

Dilansir detikSumbagsel, Kamis (8/1/2026), Nisya ikut penerbangan Batik Air dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menuju ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten. Dalam video yang beredar, Nisya tampak mengenakan seragam Batik Air berupa kebaya putih, rok batik ungu, dengan rambut yang disanggul ala awak kabin.

Nisa juga mengenakan atribut Batik Air seperti tanda pengenal hingga koper berlogo maskapai. Sepintas penampilannya pun sama persis dengan pramugari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, penyamaran Nisa akhirnya terbongkar. Dia pun diamankan petugas di Bandara Soekarno Hatta.

ADVERTISEMENT

Nisa pun menyampaikan permohonan maaf dan mengakui menyamar sebagai awak kabin Batik Air. Adapun peristiwa itu terjadi pada penerbangan Batik Air rute Palembang-Jakarta dengan nomor penerbangan ID 80-508 pada Selasa (6/1/2026).

"Saya menggunakan seragam dan atribut Batik Air. Namun sesungguhnya saya bukanlah pramugara Batik Air," ujar Nisa.

Nisa pun menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan yang dia lakukan.

"Dengan ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air dan Lion Group. Melalui video ini, saya membuat pernyataan yang sesungguhnya tanpa paksaan dari siapa pun," tegasnya.

Otoritas Bandara Buka Suara

Pihak Bandara Sultan Mahmud buka suara soal viral video menyamar sebagai pramugari itu. Mereka memastikan semua penumpang maupun kru maskapai telah melalui pemeriksaan keamanan.

"SMB II Palembang menerapkan prosedur pemeriksaan keamanan kepada setiap calon penumpang pesawat maupun kru maskapai penerbangan sebelum menaiki pesawat," kata Humas
General Manager Bandara SMB II, Ahmad Syaugi Shahab, Kamis (8/1).

Ahmad Syaugi mengungkap kru telah memeriksa para calon penumpang. Termasuk terhadap Nisa yang mengenakan atribut bak pramugari Batik Air itu.

"Kami memastikan bahwa seluruh proses pelayanan dan keamanan telah dilaksanakan oleh petugas sesuai dengan SOP yang berlaku," ujar Ahmad Syaugi.

Dia menjelaskan Nisa yang memakai pakaian seperti kru Batik Air itu juga melalui pemeriksaan seperti halnya penumpang pesawat, yakni jalur pemeriksaan keamanan penumpang.

"Pada titik SCP tersebut personel Aviation Security melakukan pemeriksaan keamanan mencakup pemeriksaan boarding pass yang dikeluarkan maskapai penerbangan untuk naik pesawat, serta pemeriksaan orang dan barang bawaan," jelas Ahmad Syaugi.

Proses yang dijalani tersebut juga terlihat dalam pantauan CCTV.

"Dari pemeriksaan yang dilakukan kemudian diketahui yang bersangkutan memiliki boarding pass yang sah dan tidak membawa barang yang dilarang naik ke pesawat. Kejadian ini telah diinvestigasi dan ditangani secara professional, objektif dan sesuai dengan ketentuan operasional, dengan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak airline secara langsung," pungkasnya.




(ams/apl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads