Bacaan Doa Perjalanan Jauh dan Berkendara: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa Perjalanan Jauh dan Berkendara: Arab, Latin, dan Artinya

Arum Sekar Pertiwi - detikJogja
Sabtu, 27 Des 2025 12:04 WIB
Bacaan Doa Perjalanan Jauh dan Berkendara: Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi doa perjalan jauh dan berkendara. Foto: Freepik/freepik
Jogja -

Dalam Islam, kaum muslim diajarkan untuk senantiasa mengingat Allah SWT dan memanjatkan doa pada-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Anjuran untuk membaca doa juga berlaku ketika seorang muslim keluar rumah dan akan bepergian.

Dikutip dari buku Doa dalam Al-Quran dan Sunnah karya M. Quraish Shihab, doa sebagai salah satu adab sebelum bepergian ini menjadi salah satu amalan Nabi Nuh. Doa tersebut beliau panjatkan ketika akan berlayar mengarungi banjir dengan ombak dan gelombang setinggi gunung. Umat Islam pun perlu mencontoh adab berdoa ini sebelum memulai perjalanan.

Agar lebih memahami bacaan doa yang dapat diamalkan saat bepergian, simak penjelasan lengkap tentang doa perjalanan jauh dan berkendara beserta bacaan arab, latin, dan artinya di bawah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Perjalanan Jauh dan Berkendara: Arab, Latin, dan Artinya

Berdasarkan buku Doa dalam Al-Quran dan Sunnah karya M. Quraish Shihab, seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa ketika keluar rumah dan sebelum bepergian atau berkendara seperti yang tercantum dalam HR. Abu Daud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah berikut ini.

ADVERTISEMENT

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْأُضَلَّ أَوْ أَذِلَّ أَوْ أَذَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أَظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

Allâhumma innî a'ûdzu bika an adhilla aw udhalla aw adzilla aw udzalla aw adzlima aw udzlama aw ajhala aw yujhala 'alayya.

Arti: "Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari sesat atau disesatkan, meremehkan atau diremehkan, menganiaya atau dianiaya, berlaku picik atau diperlakukan picik."

Selain doa tersebut, umat muslim juga dianjurkan untuk membaca doa perjalanan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Doa ini tercantum dalam hadis riwayat Muslim.

سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَاكُنَّالَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا البِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ ما تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاِطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ في الأهْلِ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ المَنْظَرِ، وَسُوءِ المُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالأَهْلِ

Subhânalladzî sakhkhara lanâ hadzâ wa mâ kunnâ lahu muqrinîn wa innâ ilâ Rabbinâ lamunqalibûn. Allâhumma innâ nas'aluka fî safarinâ hadzâl-birra wattaqwâ wa minal-'amali mâ tardhâ. Allâhumma hawwin 'alaynâ safaranâ hadzâ wa ithwi 'annâ bu'dah. Allâhumma antash-shâhibu fîs-safar wal khalîfatu fîl-ahl. Allâhumma innâ na'ûdzu bika min wa'tsâ' is-safar wa kâbatil-manzhar wa sû' ilmunqalab fîl-mâl wal-ahl.

Arti: "Mahasuci Allah yang telah menundukkan (menjadikan kami mampu mengendarai binatang) ini, sedang kami tidak memiliki kemampuan menundukkannya, dan sungguh hanya kepada Tuhan Pemelihara kami, kami pasti akan kembali. Ya Allah, kami bermohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan dan ketakwaan, dan aktivitas yang Engkau ridai. Ya Allah, ringankanlah bagi kami perjalanan kami ini, persingkatlah jaraknya. Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan Pemelihara keluarga (yang ditinggal). Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan dan keburukan pandangan serta kepulangan buruk dalam hal harta dan keluarga."

Penggalan pertama doa tersebut diambil dari Surat Az-Zukhruf ayat 13-14 yang merujuk pada perjalanan dengan menunggang binatang (unta, kuda, atau keledai). Akan tetapi, doa ini dapat digunakan dalam konteks kendaraan apapun, termasuk kendaraan bermotor di zaman modern.

Dalam buku 100 Doa Harian Paling Mustajab oleh Abu Hikmah, terdapat alternatif doa lain yang dapat dibaca ketika naik kendaraan.

بِسْمِ اللهِ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ. سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَاكُنَّالَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ. الْحَمْدُ لِلَّهِ الْحَمْدُلِلَّهِ الْحَمْدُلِلَّهِ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ،اَللهُ أَكْبَرُسُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى فَاغْفِرْ لِيْ، فَاِ نَّهُ لاَيَغْفِرُالذُّنُوْبَ اِلاَّاَنْتَ

Bismillaahi, alhamdulillaahi. Subhaanalladzii sa­­kh­khara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqri­niin. Wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun. Alhamdulillaahil hamdulillaahil hamduli­llaahi. Allaahu akbar Allaahu akbar. Allaahu akbar subhaanaka Allaahumma innii zhalamtu nafsii faghfirlii, fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Arti: "Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Mahasuci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasai­nya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari kiamat). Segala puji bagi Allah (3x). Mahasuci Engkau, ya Allah! Sesungguhnya aku me­nganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.

Selain itu, seorang muslim juga bisa membaca doa saat bepergian berikut ini.

اَللهُ أَكْبَرُاَللهُ أَكْبَرُاَللهُ أَكْبَرُ. سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَاكُنَّالَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ. اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا البِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ ما تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاِطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ في الأهْلِ، اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ المَنْظَرِ، وَسُوءِ المُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالأَهْلِ

Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar. Subhaanalladzii sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniina wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuuna. Allaahumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzal-birra wat-taqwaa, wa minal 'amali maa tardhaa, Allaahumma hawwin 'alainaa safaranaa hadzaa wathwi 'annaa bu'dahu, Allaahumma antash-shaahibu fis-safari walkhaliifati fil-ahli, Allaahumma innii a'uudzu bika min wa'tsaa-is-safari wa ka-aabatil-manzhari wa suu-il-munqalabi fil-maali wal-ahli.

Arti: "Allah Mahabesar (3x). Mahasuci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, sedang sebelumnya kami tidak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari kiamat). Ya Allah! Sesungguhnya kami memohon kebaikan dan taqwa dalam bepergian ini, kami mohon perbuatan yang meridhakan-Mu. Ya Allah! Mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkan jaraknya bagi kami. Ya Allah! Engkaulah teman dalam bepergian dan yang meng­urusi keluarga (ku). Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan perubahan yang jelek dalam harta dan keluarga."

Demikian penjelasan tentang doa perjalanan jauh dan berkendara beserta bacaan Arab, latin, dan artinya. Jangan lupa amalkan doa tersebut sebelum berkendara selama liburan nanti, ya!


Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(par/par)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads