PSIM Jogja ditahan imbang Persijap Jepara dengan skor 2-2. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel mengakui banyak kesalahan yang dilakukan kedua tim.
Laga PSIM Jogja vs Persijap Jepara dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3) malam. Gol PSIM dicetak Pulga Vidal (15') dan Ze Valente (37'), sementara gol Persijap dicetak Borja Martinez (2') dan Iker Guarrotxena(63').
Van Gastel mengatakan timnya memulai laga dengan kurang baik setelah kebobolan pada awal pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam dua puluh menit pertama kami kebobolan dari set piece. Itu bukan awal yang bagus. Kami butuh beberapa menit untuk kembali menjadi diri kami sendiri, lalu Anda bisa melihat kami mulai bermain," ujar Van Gastel saat jumpa pers usai laga, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, PSIM sebenarnya sempat berada dalam posisi yang cukup baik setelah berbalik unggul 2-1. Namun timnya gagal memanfaatkan momentum untuk menambah gol sebelum turun minum.
"Kami sempat unggul 2-1, dan saya pikir kami lupa mencetak gol ketiga sebelum babak pertama berakhir," ungkapnya.
"Di babak kedua Anda bisa mengatakan kami kalah karena set piece. Persijap tidak menciptakan banyak peluang, mereka hanya berbahaya melalui bola mati," jelasnya.
Meski demikian, Van Gastel mengakui pertandingan berlangsung menarik dengan intensitas tinggi. Banyaknya kesalahan dari kedua tim justru membuat laga terasa dramatis.
"Bagi para penggemar dan penonton netral, ini pertandingan yang bagus untuk ditonton. Intensitasnya tinggi, ada permainan bagus, tetapi juga banyak kesalahan bodoh yang membuat jantung saya berdebar," katanya.
Sementara itu, pemain PSIM, Riyatno Abiyoso, juga mengakui timnya sudah mengantisipasi kekuatan Persijap dalam situasi bola mati, tetapi tetap gagal menghindari kebobolan.
"Seperti yang dikatakan head coach, Persijap punya set piece yang harus diperhatikan dan memang dua gol mereka datang dari situasi itu," kata Abiyoso.
Ia menilai kegagalan meraih tiga poin di kandang sendiri bukan hasil yang diharapkan oleh tim. Meski begitu, Abiyoso menilai pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim bermain dengan intensitas tinggi.
"Kita gagal meraih tiga poin di kandang, itu bukan hasil yang baik buat kita. Tapi pertandingan malam ini menarik bagi kedua tim karena intensitasnya cukup tinggi," ujarnya.
"Ke depannya kami akan bekerja lebih keras lagi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," pungkasnya.
(apl/apl)












































Komentar Terbanyak
Trump Kecewa Sudah Kirim Senjata buat Demonstran Iran, Tapi...
Mojtaba Khamenei Disebut Kritis, Begini Kondisinya
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah