Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) Jusuf Kalla mengimbau seluruh pengelola masjid di Indonesia membaca doa qunut nazilah pada salat Jumat besok. Doa tersebut untuk memohon perdamaian dunia di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.
"Kami harap begitu (semua masjid dapat melaksanakan qunut nazilah), Jumatan kan besok," kata Jusuf Kalla kepada wartawan seusai mengisi ceramah di Masjid Kampus UGM, Kamis (5/3/2026).
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu mengatakan doa qunut nazilah menjadi ikhtiar untuk memohon kedamaian di berbagai wilayah yang sedang dilanda konflik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mendoakan kedamaian di Timur Tengah, khususnya bagaimana Iran itu dapat selamat, dapat damai, dan kalau perlu memenangkan, jangan penyerang itu. Juga bagaimana Palestina, bagaimana Pakistan dan Afganistan berhenti," ujarnya.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran sejak Sabtu (28/2) waktu setempat.
Dilansir detikNews, dalam beberapa hari terakhir, pasukan kedua negara yang bersekutu itu menyerang target-target di berbagai wilayah Iran, termasuk menargetkan rudal, angkatan laut, dan lokasi komando dan kendali militer negara tersebut.
Rentetan serangan AS-Israel itu menewaskan sejumlah tokoh penting dan pejabat tinggi Teheran, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan pangkalan-pangkalan AS di negara-negara Teluk.
Teheran mengklaim bahwa setidaknya 560 tentara AS tewas dan luka-luka akibat rentetan serangan pembalasan mereka. Namun AS sejauh ini mengonfirmasi sedikitnya enam tentaranya tewas dan beberapa personel lainnya luka-luka akibat serangan pembalasan Iran.
Komando Pusat AS, CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, melaporkan bahwa pasukan AS-Israel telah menyerang hampir 2.000 target di berbagai wilayah Iran, dengan menggunakan lebih dari 2.000 amunisi sejak operasi militer itu dimulai pada akhir pekan.
Iran, menurut laporan CENTCOM, merespons dengan serangan balasan skala besar, dengan meluncurkan lebih dari 500 rudal balistik dan mengerahkan lebih dari 2.000 drone.
(dil/dil)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Cerita Azizah, Bocah TK di Jogja Rawat Bapak Sakit hingga Ikut Memulung