Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan kalender liturgi 2025 yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 5 Desember 2025 merupakan hari hari biasa pekan I Adven. Dengan orang kudus Santo Sabas, Abbas dan Pengaku Iman; Santo Reinardus, Uskup dan Pengaku Iman. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah ungu.
Mengangkat tema tentang berbelaskasihan, mari simak renungan Katolik hari Jumat, 5 Desember 2025 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Jarot Hadianto. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Jumat, 5 Desember 2025
Bacaan Liturgi 5 Desember 2025
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan liturgi Katolik hari ini. Adapun menurut kalender liturgi 2025 yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, bacaan liturgi 5 Desember 2025 adalah Yes 29:17-24; Mzm 27:1.4.13-14; Mat 9:27-31; dan BcO Yes. 19:16-25. Berikut ini uraiannya:
Bacaan I Yes 29:17-24;
- Yes 29:17 Bukankah hanya sedikit waktu lagi, Libanon akan berubah menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan?
- Yes 29:18 Pada waktu itu orang-orang tuli akan mendengar perkataan-perkataan sebuah kitab, dan lepas dari kekelaman dan kegelapan mata orang-orang buta akan melihat.
- Yes 29:19 Orang-orang yang sengsara akan tambah bersukaria di dalam Tuhan, dan orang-orang miskin di antara manusia akan bersorak-sorak di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel!
- Yes 29:20 Sebab orang yang gagah sombong akan berakhir dan orang pencemooh akan habis, dan semua orang yang berniat jahat akan dilenyapkan,
- Yes 29:21 yaitu mereka yang begitu saja menyatakan seseorang berdosa di dalam suatu perkara, dan yang memasang jerat terhadap orang yang menegor mereka di pintu gerbang, dan yang mendesak orang benar dengan alasan yang tidak-tidak.
- Yes 29:22 Sebab itu beginilah firman Tuhan, Allah kaum keturunan Yakub, Dia yang telah membebaskan Abraham: "Mulai sekarang Yakub tidak lagi mendapat malu, dan mukanya tidak lagi pucat.
- Yes 29:23 Sebab pada waktu mereka, keturunan Yakub itu, melihat apa yang dibuat tangan-Ku di tengah-tengahnya, mereka akan menguduskan nama-Ku; mereka akan menguduskan Yang Kudus, Allah Yakub, dan mereka akan gentar kepada Allah Israel;
- Yes 29:24 orang-orang yang sesat pikiran akan mendapat pengertian, dan orang-orang yang bersungut-sungut akan menerima pengajaran."
Bacaan Mazmur Mzm 27:1.4.13-14;
- Mzm 27:1 Dari Daud. Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?
- Mzm 27:4 Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-Nya.
- Mzm 27:13 Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup!
- Mzm 27:14 Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah Tuhan!
Bacaan Injil Mat 9:27-31
- Mat 9:27 Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud."
- Mat 9:28 Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya."
- Mat 9:29 Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu."
- Mat 9:30 Maka meleklah mata mereka. Dan Yesuspun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: "Jagalah supaya jangan seorangpun mengetahui hal ini."
- Mat 9:31 Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.
Bacaan Ofisi Yes. 19:16-25
- Yes 19:16 Pada waktu itu orang-orang Mesir akan seperti orang-orang perempuan; mereka akan gemetar dan terkejut terhadap tangan Tuhan semesta alam yang diacungkan-Nya kepada mereka.
- Yes 19:17 Maka tanah Yehuda akan menimbulkan kegemparan di antara orang Mesir, dan siapapun yang teringat kepadanya akan terkejut mendengar keputusan Tuhan semesta alam yang diambil-Nya mengenai mereka.
- Yes 19:18 Pada waktu itu akan ada lima kota di tanah Mesir yang berbicara bahasa Kanaan dan yang bersumpah demi Tuhan semesta alam. Satu di antaranya akan disebutkan Ir-Heres.
- Yes 19:19 Pada waktu itu akan ada mezbah bagi Tuhan di tengah-tengah tanah Mesir dan tugu peringatan bagi Tuhan pada perbatasannya.
- Yes 19:20 Itu akan menjadi tanda kesaksian bagi Tuhan semesta alam di tanah Mesir: apabila mereka berseru kepada Tuhan oleh karena orang-orang penindas, maka Ia akan mengirim seorang juruselamat kepada mereka, yang akan berjuang dan akan melepaskan mereka.
- Yes 19:21 Tuhan akan menyatakan diri kepada orang Mesir, dan orang Mesir akan mengenal Tuhan pada waktu itu; mereka akan beribadah dengan korban sembelihan dan korban sajian, dan mereka akan bernazar kepada Tuhan serta membayar nazar itu.
- Yes 19:22 Tuhan akan menghajar orang Mesir, akan menghajar dan menyembuhkan; dan mereka akan berbalik kepada Tuhan dan Ia akan mengabulkan doa mereka serta menyembuhkan mereka.
- Yes 19:23 Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah bersama-sama Asyur.
- Yes 19:24 Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi,
- Yes 19:25 yang diberkati oleh Tuhan semesta alam dengan berfirman: "Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku."
Renungan Harian Katolik 5 Desember 2025
Bacaan Injil hari ini berkisah tentang mukjizat kesembuhan yang dialami oleh dua orang buta. Kisah ini diapit oleh kisah tentang anak perempuan seorang kepala rumah ibadat yang dibangkitkan dari kematian (9:18-19,23-26).
Dilanjut kisah tentang seorang perempuan yang disembuhkan dari sakit pendarahan (9:20-22), serta kisah tentang kesembuhan yang dialami oleh seorang yang bisu (9:32-34). Semua kisah mukjizat ini sama-sama berbicara tentang kuasa Yesus, sekaligus menekankan kekuatan iman pihak-pihak yang disembuhkan oleh-Nya.
Dua orang buta menjumpai Yesus di perjalanan. Iman mereka kepada-Nya langsung ditegaskan, sebab mereka memanggil Yesus sebagai "Anak Daud". Gelar "Anak Daud" patut kita perhatikan.
Orang Yahudi menanti-nantikan munculnya seorang Mesias keturunan Daud yang kelak akan memimpin dan menyelamatkan mereka. Dengan menyebut Yesus sebagai "Anak Daud", dua orang buta itu berarti mengakui-Nya sebagai Mesias yang akan datang.
Kalau mereka mengharapkan kesembuhan dari-Nya, itu tidak mengherankan, sebab selain tampil sebagai pembebas bangsa, Mesias juga diyakini mampu membuat mukjizat dan mengusir roh jahat. Iman keduanya juga tampak dalam kegigihan mereka untuk terus berseru-seru dan mengikuti Yesus hingga sampai ke sebuah rumah.
Di situ terjadilah perbincangan antara mereka dan Yesus. Yesus bertanya apakah mereka percaya bahwa Ia sanggup melakukannya, dan mereka dengan tegas menjawab, "Ya Tuhan, kami percaya."
Melakukan apa? Ini juga tanda iman yang luar biasa, sebab mereka tidak secara spesifik menyebutkan apa yang mereka minta, hanya memohon agar sang Anak Daud mengasihani mereka. Keduanya percaya bahwa Yesus tahu apa yang mereka butuhkan, tahu pula apa yang terbaik bagi mereka.
Pada akhirnya, iman itu mendapatkan jawaban yang sama sekali tidak mengecewakan. Yesus berkata, "Jadilah kepadamu menurut imanmu." Sambil berkata demikian, Yesus menjamah mata mereka, dan keduanya pun sembuh dari kebutaan.
Kita diundang untuk meneladani iman kedua orang buta itu. Ketika mengalami masalah dan penderitaan hidup janganlah kita segan untuk datang kepada Yesus dan berseru-seru memohon pertolongan-Nya.
Akan tetapi, sering kali kita menjadi pribadi yang penuntut dengan meminta Tuhan untuk melakukan ini dan itu sesuai dengan yang kita inginkan, lalu kecewa ketika dalam kenyataan yang terjadi tidak seperti yang kita harapkan.
Iman kita terlalu tipis, sehingga kita kurang meyakini penyelenggaraan Tuhan. Belajar dari kedua orang buta itu, satu-satunya yang perlu kita mohon dari Tuhan adalah belas kasihan.
Kalau Tuhan berbelaskasihan kepada kita, itu sudah lebih dari cukup, sebab belas kasihan-Nya sudah mencakup segala sesatu yang kita butuhkan dalam kehidupan ini.
Doa Penutup
Ya Tuhan, perlihatkanlah kekuasaanMu dan datanglah. Semoga kami Kaulindungi, agar, lepas dari bahaya dosa, kami dapat hidup dengan merdeka dan selamat.
Sebab Dialah Putra dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Jumat, 5 Desember 2025 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
(sto/apu)












































Komentar Terbanyak
Lagi! Serangan Israel Tewaskan 2 Prajurit TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon
Suasana Kirab Peringati HUT Ke-80 Sultan HB X Pagi Ini
Kata SMA Muhammadiyah 3 Jogja soal Viral Ketua OSIS Lengser Usai Kritik MBG