PSIM Jogja mengumumkan bahwa mempertahankan juru taktik mereka, Jean-Paul van Gastel, untuk musim depan. Laskar Mataram mengaku terinspirasi dari Arsenal yang dilatih Mikel Arteta, bahwa proses menjadi faktor penting untuk mencapai kesuksesan.
General Manager PSIM, Steven Sunny, menyatakan mereka berharap bisa tampil stabil di Super League. Ia menegaskan klub membangun fondasi untuk mencapai tujuan utama mereka.
"Harapan kami tentu bisa bersaing dan tampil stabil di Super League karena ini adalah kompetisi yang panjang dan penuh tantangan. Mungkin hasilnya tidak akan langsung membawa kami ke papan atas, tetapi kami sedang membangun fondasi klub secara bertahap dan berkelanjutan," tutur Steven dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami belajar dari banyak klub luar negeri, seperti Arsenal bersama Mikel Arteta, bahwa kesuksesan membutuhkan waktu, proses, dan fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan utama," lanjutnya.
Diketahui, Mikel Arteta bergabung dengan Arsenal pada 20 Desember 2019, setelah sebelumnya bekerja di Manchester City sebagai asisten Pep Guardiola. Sempat tiga musim beruntun sejak 2022-2023 hanya menjadi runner up, Martin Odegaard cs akhirnya menjadi kampiun Premier League pada musim ini.
Steven Sunny melanjutkan, keputusan manajemen PSIM untuk mempertahankan Van Gastel diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap performa tim sepanjang musim ini. Ia menjelaskan, Van Gastel dinilai cocok dengan identitas permainan yang ingin dibangun PSIM.
"Coach Van Gastel sudah membuktikan kapasitasnya sepanjang musim ini. Yang terpenting, tim ini konsisten menunjukkan identitas permainan menyerang dan penguasaan bola dari awal hingga akhir musim," jelas Steven.
"Coach Van Gastel adalah sosok yang sangat tepat untuk melanjutkan fondasi ini," tambahnya.
Van Gastel Ungkap Alasan Bertahan
Terpisah, Van Gastel mengungkap senang bisa meneruskan kariernya di Jogja. Ia mengaku bertahan karena senang dengan atmosfer sepakbola di Jogja, maupun kehidupan di Kota Gudeg.
"Saya pikir klub ini memiliki jiwa. Jogja benar-benar kota indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi," ungkap Van Gastel.
Menghadapi musim baru, Van Gastel mengusung target lebih tinggi bersama Laskar Mataram. Setelah musim ini fokus keluar dari ancaman degradasi, ia ingin PSIM mampu bersaing di papan atas klasemen musim depan.
"Musim depan, saya ingin tim tampil lebih kompetitif. Kami akan menyusun komposisi pemain terbaik agar mampu bersaing di papan atas klasemen," tegasnya.
(apu/afn)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Pengirim Sapi Kurban 'TIW' ke Masjid Dekat Rumah Amien Rais dari Jakarta
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja