Gubernur Sultan HB X Datangi Polda DIY Malam Ini

Gubernur Sultan HB X Datangi Polda DIY Malam Ini

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Jumat, 29 Agu 2025 23:15 WIB
Mobil rombongan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mendatangi Polda DIY malam ini, Jumat (29/8/2025).
Mobil rombongan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mendatangi Polda DIY malam ini, Jumat (29/8/2025). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Sleman -

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mendatangi Polda DIY malam ini. Sultan datang di tengah kericuhan demonstrasi massa.

Pantauan detikJogja di depan Polda DIY, Sleman, Jumat (29/8/2025), Sultan terlihat tiba sekitar pukul 22.35 WIB. Sultan menerobos massa yang masih berkerumun di depan Polda.

Terlihat sejumlah massa mempersilakan mobil Alphard pelat AB 10 HB yang ditumpangi Sultan dan jajarannya untuk lewat. Beberapa orang juga terlihat mengawal mobil itu. Massa yang lain terdengar menyanyikan lagu Buruh Tani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi yang diterima detikJogja, Sultan datang bersama GKR Condrokirono, GKR Hayu, Noviar Rahmad (Plt Kasatpol PP DIY), Harda Kiswaya (Bupati Sleman), dan menemui Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono.

ADVERTISEMENT

Sebelum Sultan datang tampak polisi masih terus menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa pendemo di Mapolda DIY. Pantauan detikJogja hingga pukul 22.00 WIB, massa masih bertahan sejak petang tadi. Bedanya, konsentrasi massa tak hanya di sekitar Mapolda DIY.

Sejak petang tadi sekitar pukul 19.00 WIB, polisi sudah menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa. Untuk menghindari gas, massa mundur menyelamatkan diri. Ada yang masuk ke selasar mall, ada yang lari hingga simpang empat Condongcatur.

Diberitakan sebelumnya, kerumunan massa di depan Mapolda DIY juga merusak mobil polisi yang lewat di lokasi. Sempat terlihat mobil bertulis Polresta Surakarta yang melintas menjadi sasaran amuk massa.

Bungkus selaku Humas Aliansi Jogja Memanggil menyebut aksi ini dilakukan untuk menuntut kasus meninggalnya pengemudi ojol Affan Kurniawan diusut tuntas.

"Usut tuntas represivitas polisi dan hukum mati untuk penabrak Affan Kurniawan, 135 korban Kanjuruhan, pembunuh Afif Maulana dan Gamma, serta seluruh brutalitas lainnya di lapangan," kata Bungkus saat ditemui di titik kumpul aksi, Universitas Islam Indonesia (UII), Cik Di Tiro, Kota Jogja.




(afn/apu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads