Israel Bombardir Kantor Kepresidenan Iran

Internasional

Israel Bombardir Kantor Kepresidenan Iran

Rita Uli Hutapea - detikJogja
Selasa, 03 Mar 2026 20:10 WIB
This photo taken from a position in northern Israel shows a Hezbollah UAV intercepted by Israeli air forces over north Israel on August 25, 2024. The Israeli military announced early August 25, 2024 that it was conducting pre-emptive strikes in Lebanon after detecting preparations for
Jet tempur Angkatan Udara Israel melepaskan suar saat terbang mencegat pesawat musuh yang diluncurkan dari Lebanon melewati wilayah perbatasan dengan Lebanon selatan. (Foto: AFP/JALAA MAREY)
Jogja -

Perang Israel dan Amerika Serikat melawan Iran terus berlanjut. Militer Israel mengklaim telah melakukan serangan udara ke kantor kepresidenan Iran dan gedung Dewan Keamanan Nasional di Teheran.

Hal ini diklaim sebagai bagian dari kampanye berkelanjutan mereka melawan republik Islam itu.

"Angkatan Udara Israel... menyerang dan menghancurkan fasilitas di dalam kompleks kepemimpinan rezim Iran di jantung Teheran semalam," kata militer Israel, dilansir kantor berita AFP, dilansir detikNews, Selasa (3/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama serangan terhadap kompleks tersebut, sejumlah amunisi dijatuhkan ke kantor kepresidenan dan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, militer Iran juga terus menggempur pangkalan-pangkalan militer AS di negara Teluk sebagai pembalasan atas serangan pada Sabtu (28/2) yang menewaskan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei. Teheran mengklaim sedikitnya 560 tentara AS tewas atau terluka akibat serangan pembalasan mereka.

Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya pada Angkatan Bersenjata Iran, Kolonel Ebrahim Zolfaghari, seperti dilansir media lokal Iran, Press TV, Selasa (3/3), mengumumkan pencapaian dari "Operasi Janji Sejati 4" yang membalas serangan AS-Israel dan pembunuhan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei.




(ams/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads