Bos Rokok HS Video Call Pemotor Jupiter Usai Laka: Saya Mohon Maaf

Bos Rokok HS Video Call Pemotor Jupiter Usai Laka: Saya Mohon Maaf

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Selasa, 03 Mar 2026 18:46 WIB
Bos rokok HS, M Suryo, meminta maaf dan bertanggung jawab atas kecelakaan moge yang dikendarainya dengan motor Jupiter MX di Kulon Progo.
Utusan bos rokok HS Muhammad Suryo menjenguk pengendara Jupiter MX yang terlibat kecelakaan di Kulon Progo, Selasa (3/3/2026). Foto: Dok. Tim HS
Kulon Progo -

Pengusaha rokok HS, Muhammad Suryo, menyatakan bertanggung jawab atas kecelakaan yang melibatkan motor gede (moge) yang dikendarainya dengan motor Jupiter MX di Jalan Wates-Purworejo, Temon, Kulon Progo. Dia juga menghubungi pihak pemotor Jupiter MX lewat video call.

Suryo memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung dan dia berkomitmen membiayai pendidikan anak korban hingga jenjang sarjana.Komitmen tersebut disampaikan melalui utusannya, Dandan Jaya Kartika, saat menjenguk korban bernama Aab Abdullah dan anaknya, Deva, di RSUD Wates, hari ini.

"Kami diutus Bapak Muhammad Suryo untuk menjenguk Pak Aab dan Dik Deva dan memastikan penanganan medis terhadap keduanya berjalan lancar," kata Dandan dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Selasa (3/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menyampaikan permohonan maaf karena baru bisa menjenguk sekarang, karena baru selesai prosesi pemakaman istri Pak Suryo yang menjadi korban akibat kecelakaan ini," imbuhnya.

Menurut Dandan, kondisi Aab dan Deva, saat ini berangsur membaik setelah menjalani perawatan intensif, termasuk tindakan operasi.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah kondisi Pak Aab dan Dik Deva sudah membaik. Kami sudah komunikasi dengan dokter bahwa semua tindakan medis sudah dilakukan termasuk tindakan operasi," jelasnya.

Pihak Suryo memastikan seluruh biaya pengobatan kedua korban ditanggung sepenuhnya. Suryo juga menyampaikan komitmen untuk membiayai pendidikan Deva hingga jenjang sarjana, serta memberikan santunan dan mengganti sepeda motor korban.

"Kami sudah komunikasi dengan keluarga korban dan alhamdulillah disambut baik. Yang paling penting saat ini adalah Pak Aab, Dik Deva dan Pak Suryo segera pulih dan bisa beraktivitas seperti sedia kala," kata Dandan.

Komunikasi Via Video Call

Dalam kesempatan tersebut, Suryo juga melakukan video call atau panggilan video dengan keluarga korban untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

"Bapak, saya mohon maaf ya. Kalau istri saya ada salah, saya mohon maaf. Tidak ada yang menginginkan semua ini," kata Suryo saat video call.

Dia juga berharap hubungan kedua keluarga tetap terjalin baik setelah peristiwa tersebut.

"Semoga kita bisa jadi keluarga. Mulai hari ini saya menganggap panjenengan (anda) keluarga saya. Sekali lagi saya mohon maaf," kata Suryo.

Istri Aab, Ratih, menyatakan pihaknya menerima permohonan maaf tersebut dan menginginkan penyelesaian secara damai.

"Iya pak, sama-sama ya pak. Saya juga minta maaf atas kelalaian suami saya. Kami turut berduka atas kepergian istri bapak. Semoga bapak juga lekas membaik," ucap Ratih.

Ratih mengatakan sejak malam kejadian sudah ada perwakilan dari pihak Suryo yang datang untuk membantu penanganan.

"Responsnya baik, sejak kejadian itu, malamnya sudah ada utusan Pak Suryo yang datang untuk menangani semuanya," jelasnya.

Menurut Ratih, kecelakaan itu merupakan musibah, dan pihaknya tidak ingin menyalahkan pihak manapun.

"Saya inginnya damai. Kasihan, nggak ada yang mau kejadian ini. Kita sama-sama korban. Nggak ada yang salah. Kami juga minta maaf karena mendengar istri bapak meninggal dunia. Kami saling memaafkan karena kita sama-sama korban," ujar dia.

Seperti diketahui, kecelakaan itu terjadi di Jalan Wates-Purworejo, wilayah Palihan, Temon, Kulon Progo, Minggu (1/3) sore. Insiden itu menyebabkan istri Suryo, Anis Syarifah, meninggal dunia. Adapun Muhammad Suryo, Aab Abdullah, dan Deva mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads