Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 02, Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Aswadin (30), dibacok seseorang saat coblosan Pilkada, kemarin. Korban sudah dipulangkan setelah sempat dirawat di rumah sakit.
"Iya betul, sudah dipulangkan," kata pejabat Hubungan Masyarakat (Humas) RSUD Bima, Muhammad Akbar, kepada detikBali, Kamis, (28/11/2024).
Akbar menjelaskan, RSUD Bima membolehkan Aswadin pulang setelah diberikan tindakan medis. Aswadin dipulangkan dari RSUD Bima pada Rabu (27/11) sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Luka bacok di leher belakang dan jari kelingking kiri sudah ditangani. Perawatan bisa dilakukan di rumah," ujar Akbar.
Diberitakan detikBali sebelumnya, Aswadin dibacok saat pemungutan suara sedang berlangsung di TPS 2 Desa Waduwani, Woha, Bima, NTB. Pemungutan suara pun sempat dihentikan sementara akibat peristiwa itu.
Polisi telah menangkap pelaku pembacokan itu. Pelaku berinisial AR (32), warga Desa Waduwani, Woha, Bima. Disebutkan bahwa motif pembacokan itu karena masalah pribadi.
(dil/afn)

Komentar Terbanyak
Pengirim Sapi Kurban 'TIW' ke Masjid Dekat Rumah Amien Rais dari Jakarta
Api Misterius Masih Teror Rumah Fia di Seyegan, 10 Hari Kebakaran 73 Kali
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan