Tak Ada Perayaan, Ini yang Dilakukan Warga Pecinan Surabaya Saat Cap Go Meh

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 15 Feb 2022 22:03 WIB
Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Hari ini tepat 15 hari setelah tahun baru Imlek atau yang biasa dikenal dengan Cap Go Meh. Karena COVID-19 kembali melonjak, tidak ada acara perayaan saat Cap Go Meh.

Seperti di Kampung Pecinan di Kapasan, Surabaya yang tidak merayakannya. Karena COVID-19 kembali tinggi dan Surabaya masuk Level 3 PPKM.

"Maaf, untuk sementara ndak ada acara, karena kasus Omicron nya naik terus," kata salah satu warga, Michael, kepada detikJatim, Selasa (15/2/2022).

Meski tidak ada perayaan, ada hal lain yang dilakukan warga Kampung Pecinan. Yakni dengan memasak Lontong Cap Gomeh.

"Kalau masak lontong cap gomeh, kami ada tadi pagi," ujarnya.

Masing-masing warga memasak lontong cap gomeh dan dimakan bersama keluarga. Hal tersebut juga sudah menjadi tradisi di kampungnya saat Cap Go Meh.

"Warga masak di rumah masing-masing. Terus dimakan bersama keluarga masing-masing," jelasnya.

Untuk pembuatan lontong cap gomeh juga tidak terlalu sulit. Tetapi bahan-bahannya yang banyak.

"Ada lontong, ayam kare, telor, petis, sambal goreng rebung, daging sapi bumbu rujak. Lalu di taburi bubuk ebi, bubuk kedelai dab poya," pungkasnya.



Simak Video " Menikmati Makan Malam Lezat di Restoran Hotel Mewah Surabaya "

(iwd/iwd)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork