Suasana hangat terasa dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar Paguyuban Raka Raki Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, para duta dari berbagai daerah di Jawa Timur berbagi cerita dan harapan bersama anak-anak difabel serta orang-orang yang memiliki keterbatasan lainnya di bawah pendampingan Ruang Pasien.
Ruang Pasien merupakan yayasan sosial kesehatan yang menyediakan rumah singgah serta pendampingan bagi orang-orang yang menjalani pengobatan di Surabaya, khususnya mereka yang berasal dari luar daerah.
Saat sesi Bumi Ramadan, para duta duduk bersama peserta dari Ruang Pasien untuk saling mengenal dan berbagi cerita tentang kehidupan, pengalaman, hingga harapan masing-masing.
Salah satu pasangan duta dari Cak dan Ning Surabaya, Mario dan Merci, mengaku terkesan bisa berbincang langsung dengan seorang anak bernama Meysa.
"Jujur kesannya sangat senang sekali udah diundang sama Raka Raki. Karena kita bisa berkolaborasi ya dengan anak-anak di rumah pasien ini. Selain itu kita juga bisa berbagi kebahagiaan dan juga berkah di bulan Suci Ramadan ini," ujar Mario kepada detikJatim.
Merci bercerita, Meysa yang berbincang dengan mereka merupakan anak dengan down syndrome yang dikenal sangat aktif dan ceria.
"Walaupun Meysa down syndrome, dia sangat aktif. Kalau ada lagu langsung menari atau seperti fashion show. Bahkan ibunya tadi cerita kalau Meysa pernah ikut fashion show khusus anak-anak," katanya.
Orang tua Meysa, Erna mengaku senang dapat diundang dan anaknya bisa mengikuti kegiatan ini.
"Senang lah. Harapannya terus berkembang, semoga dilanjutkan acara-acara (seperti) ini supaya bisa nambah saudara juga," ujar Erna.
Selain menjadi ruang berbagi cerita, sesi Bumi Ramadan juga menghadirkan banyak momen emosional. Beberapa duta mengaku tersentuh saat mendengar langsung kisah hidup para peserta dari Ruang Pasien. Tak sedikit yang menitikkan air mata ketika mendengarkan cerita perjuangan mereka.
Salah satunya Yuk Sidoarjo, Yumna, yang terlihat beberapa kali menyeka air mata saat kegiatan berlangsung. Ia berbincang dengan seorang ibu yang bernama Eli yang tengah berjuang melawan kanker rahim.
"Hari ini menjadi pengalaman yang sangat menyentuh bagi saya sebagai seorang perempuan. Saat berbincang dengan Ibu Eli, saya benar-benar merasakan keteguhan hati beliau," ujarnya.
Yumna menceritakan, selama ini sumber kekuatan Ibu Eli adalah sang suami yang selalu mendampingi. Namun, suaminya telah lebih dahulu berpulang sehingga membuatnya merasa sangat sendiri.
Kisah Ibu Eli menjadi salah satu cerita yang menyentuh dalam sesi tersebut. Harapan yang disampaikan para peserta lainnya pun terbilang sederhana, namun mampu menyentuh hati para duta. Mulai dari keinginan untuk kembali sehat, harapan agar tersedia sekolah gratis bagi penyandang disabilitas, hingga permintaan sederhana seperti ingin makan ketoprak.
Sesi berikutnya tak kalah mengharukan. Saat 'Sharing is Caring', para duta berkesempatan mewujudkan berbagai harapan sederhana dari anak-anak yang berada di bawah pendampingan Ruang Pasien, seperti tas baru, sepatu, hingga pakaian untuk Lebaran.
Wakil Ketua Pelaksana Safari Ramadan, Danis Danial mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Paguyuban Raka Raki Jawa Timur yang setiap tahun digelar dengan menggandeng berbagai pihak.
"Sebelumnya ini adalah sebuah agenda rutinnya dari Raka Raki Jawa Timur. Alhamdulillah kita setiap tahunnya dapat terus berkolaborasi dengan para duta Jawa Timur, kemudian juga berkolaborasi dengan para teman-teman yang membutuhkan bantuan dari para donatur," ujarnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan kesan baik bagi semua pihak yang terlibat, termasuk teman-teman dari Ruang Pasien yang hadir.
"Harapannya semoga teman-teman dari Ruang Pasien dapat menerima kesan yang bagus, berkesan betul, dan juga dapat mempunyai kenalan-kenalan baru," pungkas Danis.
Simak Video " Menikmati Makan Malam Lezat di Restoran Hotel Mewah Surabaya "
(auh/hil)