Penyebab 256 siswa dan 4 guru SMPN 1 Kabuh, Jombang mengalami keracunan, terungkap. Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka santap terkontaminasi bakteri e coli dan bacillus cereus.
Kepala Dinas Kesehatan Jombang dr Hexawan Tjahja Widada menjelaskan, pemeriksaan sampel MBG dan air di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya telah tuntas. Sampel yang diperiksa diambil dari SPPG Mangunan, Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta di Dusun Brumbung, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh.
Meliputi sampel nasi putih, udang saus padang, tahu susu, pepaya, serta tumis wortel, sawi putih dan brokoli. Termasuk sampel air yang digunakan memasak MBG. Menurut dr Hexawan, SPPG Mangunan ternyata menggunakan air galon isi ulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampel air yang digunakan di sana, air galon isi ulang itu. Air galonnya ada e coli-nya gitu," jelasnya kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).
Kandungan bakteri e coli di air tersebut, lanjut dr Hexawan, tidak terlalu tinggi. Kandungan e coli melebihi batas aman justru ditemukan di udang saus padang. Yaitu mencapai 120 CFU per Gram.
Kelebihan e coli di dalam perut para korban selanjutnya menyebabkan sakit perut, mual, muntah, demam dan diare. Tidak hanya itu, nasi pada MBG yang disantap para siswa juga mengandung bacillus cereus, bakteri penyebab keracunan.
"Paling agak lumayan kandungan e coli di udang saus padang itu. Yang kedua juga nasinya mengandung Bacillus cereus, juga bakteri," ungkapnya.
Oleh sebab itu, tambah dr Hexawan, pihaknya mengevaluasi ulang sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) SPPG Mangunan.
"Mulai penerimaan bahan baku, bagiannya sesuai atau tidak, sesuai standar atau tidak, terus pengolahannya, perilaku petugasnya bagaimana, kan ketahuan semua, kita evaluasi SLHS ulang," tandasnya.
Sebelumnya, keracunan massal ini baru terbongkar Kamis (3/9) pagi. Sebab banyak siswa SMPN 1 Kabuh yang mengalami diare di tengah jam pelajaran. Keluhan mereka antara lain sakit perut, diare, mual, muntah dan pusing.
Mereka mengalami keracunan setelah menyantap MBG pada Rabu (2/9) siang. MBG dari SPPG Mangunan, Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta itu berupa nasi putih, udang saus padang, tahu susu, pepaya, serta tumis wortel, sawi putih dan brokoli.
Data terbaru yang dirilis Dinas Kesehatan Jombang, total 256 siswa dan 4 guru SMPN 1 Kabuh keracunan MBG. Dari jumlah itu, 175 siswa dan guru pulih karena melakukan pengobatan secara mandiri pada Rabu (2/9). Sedangkan 85 siswa dilarikan ke fasilitas kesehatan karena masih sakit perut, diare, pusing, mual dan muntah pada Kamis (3/9).
Setiap harinya, SPPG Mangunan menyediakan 2.899 porsi MBG untuk 19 sekolah penerima manfaat. Salah satunya untuk 639 siswa, serta 47 guru dan pegawai SMPN 1 Kabuh. Artinya, tidak semua siswa dan guru keracunan setelah memakan MBG tersebut.
Berdasarkan keterangan dari para korban, udang saus padang di MBG yang dimakan para siswa dan guru kemarin siang, diduga menjadi penyebab keracunan massal ini. Sebab udang tersebut mengeluarkan aroma kurang sedap.
