Satu dari dua orang pelaku pencurian sepeda motor dan HP dengan modus mengaku intel kepada korbannya di salah satu indekos Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, dibekuk polisi. Pelaku ditangkap di wilayah Kabupaten Semarang.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengatakan penangkapan tersebut dilakukan pada Jumat (19/6) dini hari. Pelaku diamankan di wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang.
"Unit V/Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang melakukan penangkapan terhadap pelaku yang mengaku sebagai anggota intelijen narkoba yang lokasi TKP-nya terjadi di Pedurungan," kata Riki saat ditemui detikJateng di Kota Semarang, Jumat (19/6/2026).
"Untuk Unit Resmob sendiri mengamankan sekiranya tadi malam pukul 00.30 WIB yang berlokasi di salah satu hotel di Bandungan," tambahnya.
Riki menjelaskan pelaku yang ditangkap berinisial AS (32), warga Tembalang, Kota Semarang. Ia berada di Bandungan karena bersembunyi dari kejaran petugas.
"Kalau kita lihat dari video yang beredar, (pelaku yang ditangkap ini) yang menggunakan jaket warna hijau bertuliskan logo Gojek," jelas Riki.
"Informasinya mengamankan diri setelah melakukan aktivitas harian biasa. Indikasinya ada bersembunyi di hotel di daerah Bandungan," tambahnya.
Selain mengamankan salah satu pelaku, polisi juga mengamankan sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan serta ponsel korban yang sempat dirampas.
"Kita amankan itu satu pelaku kemudian satu unit motor sarana yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan tindak pidana kejahatan, dan satu unit HP Vivo milik korban. Itu berhasil kita amankan," tutur Riki.
Riki menjelaskan bahwa kini AS telah ditahan. Sementara satu pelaku lain masih dalam penyelidikan polisi.
"Untuk pelakunya sudah kita amankan dan saat ini sudah kita lakukan penahanan. Untuk pelakunya yang satu lagi itu masih dalam proses lidik," terang Riki.
Diberitakan sebelumnya, insiden pencurian terjadi di sebuah indekos di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Pelaku disebut mengaku sebagai intel narkoba.
"Pelaku masuk salah satu kamar kos dan kebetulan korban baru sampai kos dan belum sempat mengkunci kamar kost, pelaku langsung bertemu dengan korban di kamar, pelaku tersebut ber ALIBI dan sempat mengaku sebagai intel NARKOBOY," tulis akun @kejadiansmg, Selasa (16/6).
Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Pedurungan, Kompol Navy membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, pelaku memanfaatkan kondisi pintu kamar korban yang tidak terkunci untuk masuk dan menjalankan aksi pencuriannya.
"Kemudian di tengah perjalanan meminta handphone korban. Karena takut, korban akhirnya melompat dari kendaraan," kata Navy saat dihubungi, Selasa (16/6).
Simak Video "Merasakan Sensasi Malam di Bianglala Citra Grand, Semarang"
(apu/alg)