Insiden pencurian terjadi di sebuah indekos di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Pelaku disebut mengaku sebagai polisi yang bertugas di bagian intel narkoba.
Peristiwa itu viral usai diunggah akun Instagram @kejadiansmg. Tampak ada dua pria mengenakan jaket hitam dan jaket ojek online (ojol) berkeliaran di sebuah indekos. Pria berjaket ojol tampak memasuki kamar kos satu per satu. Ia juga mengecek motor-motor milik para penghuni kos.
"Pelaku masuk salah satu kamar kos dan kebetulan korban baru sampai kos dan belum sempat mengkunci kamar kost, pelaku langsung bertemu dengan korban dikamar, pelaku tersebut ber ALIBI dan sempat mengaku sebagai intel NARKOBOY," tulis akun @kejadiansmg, Selasa (16/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan dalam unggahan itu, insiden terjadi pada Minggu (14/6/2026) dini hari sekitar pukul 02.29 WIB. Aksi pelaku terekam kamera CCTV yang terpasang di area rumah kos.
Usai pelaku mengaku sebagai intel yang sedang melakukan pengembangan kasus narkoba, pelaku menuduh korban sebagai bandar narkoba. Meski korban membantah tuduhan tersebut, pelaku tetap bersikeras dan mengajak korban keluar.
"Korban diajak keluar dan menuju kekapolsek terdekat apabila korban tidak merasa bersalah atas tuduhan pelaku," tulis akun itu.
Korban pun menuruti permintaan itu. Namun pelaku meminta korban dibonceng menggunakan sepeda motor milik korban, sementara teman korban diminta mengendarai motor lain secara terpisah.
Sekitar 15 menit setelah meninggalkan lokasi kos, korban dibawa ke arah Bangetayu, Kecamatan Genuk. Saat melintas di kawasan rel kereta api dekat Palang Sukarela, korban mengaku ditodong benda yang diduga senjata api.
"Korban ditodong menggunakan senjata api oleh pelaku, pelaku meminta hp korban, tak lama dari kejadian ditodong senjata api korban lompat dari motornya karena sudah ketakutan bila terjadi apa-apa," tulisnya.
Setelah korban terjatuh, kedua pelaku langsung melarikan diri. Korban bersama temannya kemudian melacak keberadaan handphone menggunakan aplikasi pelacak.
Sinyal ponsel sempat terdeteksi berpindah dari wilayah Semarang Barat menuju Terminal Terboyo, Genuk, hingga akhirnya terlacak di kawasan Jalan Margorejo Timur I, Semarang Timur.
Korban bersama temannya dan pemilik kos lalu mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat tinggal pelaku. Mereka menemukan sepeda motor yang ciri-cirinya sesuai dengan kendaraan yang digunakan saat kejadian.
"Warga setempat/tetangga pelaku keluar dari rumah masing masing menyasikan kejadian tersebut, pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam mengancam korban, pemilik kost dan teman korban supaya berlari dan pelaku bisa kabur," jelasnya.
Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Pedurungan, Kompol Navy membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut, anggota telah melakukan pengecekan ke lokasi dan penyelidikan sedang berlangsung.
"Anggota sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Kalau dari keterangan korban, modus pelaku mengaku sebagai polisi yang sedang melakukan pengembangan kasus narkoba," kata Navy saat dihubungi, Selasa (16/6/2026).
Navy menjelaskan, pelaku memanfaatkan kondisi pintu kamar korban yang tidak terkunci untuk masuk dan menjalankan aksi pencuriannya.
"Kemudian di tengah perjalanan meminta handphone korban. Karena takut, korban akhirnya melompat dari kendaraan," ujarnya.
Polsek Pedurungan pun saat ini berkoordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Semarang untuk mengusut kasus tersebut.
