Viral Pria Tersenggol KA Batara Kresna Saat Pindahkan Boks di CFD Solo

Tara Wahyu NV - detikJateng
Senin, 19 Okt 2026 21:19 WIB
Ilustrasi KA Batara Kresna. Foto: dok. detikJateng
Solo -

Viral unggahan di media sosial memperlihatkan seorang pria tersenggol Kereta Api (KA) Batara Kresna saat Solo Car Free Day (CFD), Minggu (18/10) kemarin. KAI Daop 6 Yogyakarta saat dimintai konfirmasi membenarkan ada insiden itu.

Dari video yang diunggah akun Instagram @kabatarakresna, terlihat laki-laki memakai kaus berwarna hitam mendadak keluar dari arah citywalk dan hendak memindahkan kotak. Namun, saat hendak membawa boks itu, KA Batara Kresna mengenai bagian belakang tubuhnya dan terjatuh.

"Mimin menghimbau untuk selalu waspada dan utamakan keselamatan ketika @kabatarakresna melintas. Seorang pria mengalami kejadian yang tak di l inginkan, saat kereta @kabatarakresna sedang melaju, pria tersebut berjalan ke area rel kereta untuk memindahkan sebuah air minum. Namun naas pria tersebut salah perhitungan yang mengakibatkan tersenggolnya badan korban dengan body depan kereta korban tidak mengalami luka serius," tulis akun tersebut dikutip detikJateng, Senin (19/10/2026).

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Sarahih, membenarkan KA Batara Kresna relasi Wonogiri-Purwosari tertemper orang saat melintas di kawasan car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo.

Feni mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 08.40 WIB. Insiden itu melibatkan KA Batara Kresna 513 yang melintas di Jalan Slamet Riyadi KM 2,5, Kota Solo.

"Pada hari Minggu (18/10) KA Batara Kresna 513 relasi Wonogiri-Purwosari tertemper orang saat melintas di car free day Jalan Slamet Riyadi KM 2+1/2 Kota Surakarta. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Setelah insiden, KA Batara Kresna langsung melanjutkan perjalanan," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng.

Feni menyayangkan kejadian tersebut. Dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di kawasan CFD yang berdampingan dengan jalur kereta api.

"KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Masyarakat diimbau untuk disiplin dan senantiasa fokus serta waspada, berhenti sejenak untuk memastikan bahwa jalur aman dan tidak ada kereta akan melintas," kata Feni.

Ia menyebut bahwa tim lapangan KAI kemudian berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Satpol PP, dan aparat kewilayahan. Feni juga meminta masyarakat mendengarkan arahan petugas yang berjaga saat KA Batara Kresna melintas.

"Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu kami imbau seluruh masyarakat agar turut peduli menjaga keselamatan. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," tuturnya.

Sementara Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Andri Wahyudi, mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian tersebut dari tim pemantau yang bertugas di sejumlah titik CFD.

"Sejauh ini belum ada informasi yang masuk kepada kami mengenai kejadian tersebut. Tim pemantau kami di berbagai segmen juga belum melaporkan kejadian itu," kata Andri dihubungi awak media.

Terkait video yang beredar, Andri menduga pedagang tersebut berusaha menyingkirkan barang dagangannya ketika kereta melintas. Namun, dia menegaskan pihaknya belum mengetahui secara pasti kronologi maupun kondisi terkini pedagang tersebut.

"Kami akan mengonfirmasi terlebih dahulu kepada ketua paguyuban PKL yang berjualan di sana. Kami juga ingin memastikan bagaimana kondisi pedagang yang bersangkutan, kalau dari video sepertinya memindahkan minumannya," tuturnya.

Dia menyebutkan bahwa biasanya terdapat petugas yang mengawal perjalanan kereta. Meski demikian, dia belum dapat memastikan bagaimana pengawasan saat kejadian yang terekam dalam video viral itu berlangsung.

"Karena CFD jadi nggak ada yang mengawal," ucapnya.

Andri menjelaskan, pihaknya telah memberikan arahan kepada pedagang CFD, khususnya yang berjualan di kawasan City Walk, agar tidak melewati batas aman jalur kereta api. Menurutnya, para pedagang juga telah mengetahui jadwal kereta Batara Kresna melintas di kawasan tersebut.

"Biasanya, kereta yang melintas ke arah timur sekitar pukul 06.00 WIB. Kemudian, saat kembali ke arah barat, kereta biasanya melintas sekitar pukul 08.00 WIB, mendekati waktu CFD selesai," ujarnya.

Andri menegaskan, penempatan pedagang telah diarahkan agar tidak melewati batas yang ditentukan.

"Kalau untuk titik-titik pedagang, sebenarnya sudah kami arahkan agar tidak melewati batas aman yang ditentukan," jelasnya.



Simak Video "Aice Got You Season 2 Pecah di Solo! Audisi hingga Konser Gratis"

(apu/afn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork