Dugaan penyelewengan dana Desa Jeruk, Boyolali yang membuat sekretaris desa atau carik mengundurkan diri kini diusut polisi. Kasus ini disebut telah dilaporkan oleh masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Ari Wahyu Prabowo, menyebut kasus ini dilaporkan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jeruk.
"Sudah, sudah. Malam kemarin itu sudah langsung. BPD yang laporan, tetapi malam itu juga. Termasuk Dispermasdes kemarin juga mendampingi dan juga dimintai informasi keterangan. Langsung malam itu juga (laporan ke Polres Boyolali)," kata Ari saat dihubungi Jumat (2/1/2026).
Ari menyatakan, Dispermasdes memberikan atensi khusus kejadian di Desa Jeruk yang berada di wilayah lereng Gunung Merbabu ini.
"Kita upayakan bahwa kejadian di Jeruk ini tidak mempengaruhi pelayanan. Dan tentunya kami melalui pak camat akan memberikan perhatian khusus bahwa hal yang terjadi ini tidak mengganggu pelayanan terhadap masyarakat," tegasnya.
Diketahui, sekdes atau carik setempat mengundurkan diri usai didemo warga terkait dugaan penyelewengan dana. Ari menyebut surat rekomendasi pemberhentian carik itu sudah keluar.
"Hari ini terkait dengan rekomendasinya Bupati juga sudah turun. Ini tadi juga sudah disampaikan kepada kecamatan dan desa untuk ditindaklanjuti terkait dengan SK pemberhentiannya," ungkap Ari.
Bupati hanya mengeluarkan rekomendasi. Sedangkan untuk Surat Keputusan (SK) pemberhentian Sekdes, yang mengeluarkan adalah Kepala Desa dengan memperhatikan rekomendasi dari bupati.
Ditanya terkait Kaur Perencanaan Pembangunan Desa Jeruk yang juga diminta masyarakat agar mundur, Ari tak berbicara banyak. Ari hanya mengatakan telah mendapat informasinya tanpa menjelaskan apa yang dimaksud.
"Yang terkait dengan Kaur Perencanaan (Desa Jeruk), baru ada info. Tapi kita tunggu info lebih lanjut dulu. nanti kita infokan updatenya," kata Ari.
"(Info mundur?) Kita tunggu nanti, pokoknya kita infokan segera nanti kepada teman-teman ketika sudah ada informasi resmi dan valid, nanti segera. Yang jelas ini nanti ada perkembangannya. Nanti segera infokan setelah ada informasi yang lebih lanjut," sambung dia.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan terkait kasus yang terjadi di Desa Jeruk. Pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan.
"Iya, kami sudah menerima laporan itu dan akan segera kami tindaklanjuti," kata Indrawan singkat.
(afn/aku)