Krajan Pekalongan Longsor, 4 Rumah Rusak-Jalan Desa Putus 15 Meter

Robby Bernardi - detikJateng
Rabu, 15 Feb 2023 20:12 WIB
Longsor di Dusun Krajan, Desa Depok, Lebakbarang Pekalongan (Foto: dok. Polres Pekalongan)
Pekalongan -

Intensitas hujan tinggi di wilayah Kabupaten Pekalongan bagian selatan membuat permukiman warga longsor. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun empat rumah warga dilaporkan rusak dan satu jalan desa terputus.

Camat Lebakbarang Paijal Imron menyebut, bencana tanah longsor terjadi di Dukuh Krajan, Desa Depok, Kecamatan Lebakbarang, pada Selasa (14/2/2023) petang.

"Sebelumnya hujan deras sekitar pukul 15.00 WIB, bahkan sampai malam. Kalau longsor terjadi pada pukul 17.30 WIB, 4 rumah rusak," kata Paijal saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/2).

"Jalan desa menjadi terputus karena tertutup longsoran tanah sepanjang 15 meter," sambungnya.

Paijal menerangkan empat rumah warga yang terdampak longsor yaitu milik Rasidi, Darum, Kusnoto, dan Suworo. Keempatnya mengalami kerusakan sedang, akibat bencana longsor.

"Dua teras rumah warga, milik Rasidi dan Darun, longsor. Sedangkan dua rumah di bawahnya terkena longsor yakni rumah milik Khusnoto dan Suworo, di bagian dapurnya terkena material longsor," jelas Paijal.

Beruntung saat kejadian longsor itu, para penghuni rumah telah mengungsi ke lokasi aman. Oleh karenanya tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Mereka sebelumnya telah mengungsi ke tempat kerabatnya di Dukuh Krajan. Ini sebenarnya merupakan longsor lanjutan, di mana talut jalan desa sebelumnya tergerus dan akhirnya menjadi longsor," kata dia.

Dia menerangkan sebelumnya sempat terjadi longsor di beberapa titik. Lokasinya pun terbilang masih cukup berdekatan.

"Lokasi ini terjadi di lokasi longsoran sebelumnya yang menimpa tiga rumah warga. Lokasi sekitar 70 meter dari titik longsor yang sekarang. Masih ada dua titik lain yang berpotensi longsor, namun yang telah terjadi baru berada di dua titik," tambah dia.

Paijal menerangkan ada empat titik berpotensi longsor di kampungnya. Sedangkan yang sudah longsor ada di dua titik.

"Total ada 7 rumah terdampak longsor. Ada bibit potensi longsor yang membahayakan, itu yang di depan rumahnya Pak Kades (3 rumah warga), jalan desa tidak bisa dipakai tapi sementara digunakan bambu petung (jembatan). Tadi saran Pak Kapolres, tiga rumah itu sementara tidak menghuni rumah itu dulu, sangat membahayakan," katanya.

Di sisi lain, kerja bakti membersihkan material longsor saat ini belum bisa dilakukan. Sebab, ada warga Dukuh Krajan, Desa Depok, yang meninggal.

"Jadi tadi Rabu pagi ada warga meninggal, sehingga aktivitas bersih-bersih longsor belum dilakukan, kemungkinan baru akan dilakukan mulai besok. Karena ada kebiasaan dari budaya lokal yang menang tidak diperbolehkan melakukan kegiatan lainnya kalau ada warganya yang meninggal. Jadi kerja bakti dilakukan besok (Kamis)," jelas Paijal.

Selengkapnya di halaman berikut.




(ams/ahr)

Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork