Rakit Petasan Tetiba Meledak, Tangan 2 ABG di Pekalongan Putus

Rakit Petasan Tetiba Meledak, Tangan 2 ABG di Pekalongan Putus

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 23 Mar 2026 20:49 WIB
Lokasi petasan meledak lukai dua perakitnya di Kota Pekalongan, Senin (23/3/2026).
Lokasi petasan meledak lukai dua perakitnya di Kota Pekalongan, Senin (23/3/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Pekalongan -

Dua anak baru gede (ABG) di Kota Pekalongan terluka parah akibat petasan yang sedang mereka rakit tiba-tiba meledak. Ledakan itu juga melukai seorang anak lain yang kebetulan sedang mencari burung di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 wib tadi di sebuah kebun milik warga di Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan. Ketiga korban merupakan warga setempat.

Dua peracik petasan itu berinisial SS (14) dan MM (17). Menurut warga, SS mengalami luka parah yakni tangan kiri putus, tangan kanan hancur, dan kaki kanan hancur. Adapun MM (17) mengalami tangan kiri putus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan anak berinisial AA (14) yang saat itu berada sekitar 20 meter dari lokasi, ikut terdampak ledakan dan mengalami luka di kaki. Saat ini ketiganya dirawat di RSUD Bendan.
Syaiful (35) warga setempat, mengaku saat itu mendengar dentuman keras dari rumahnya yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

"Saya di rumah dengar suara ledakan keras sekali, sampai tembok rumah bergetar. Pas saya ke lokasi, sudah ada tiga korban tergeletak. Dua luka parah, satu luka ringan," ujar dia saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Senin (23/3/2026).

ADVERTISEMENT

"Dua-duanya tangannya putus sebelah kiri. Satu lagi tangannya hancur. Mereka masih sadar waktu itu, tapi merintih kesakitan," kata dia.

Warga kemudian segera mengevakuasi para korban ke rumah sakit. Sementara itu ayah AA, Siswanto (35), mengatakan anaknya mengalami luka sobek di bagian kaki.

"Awalnya saya dikasih tahu tetangga, saya langsung ke lokasi. (Anak saya) Kondisinya terkapar, tapi masih sadar. Lukanya sobek di kaki kanan dan kiri belakang, sekarang sudah dijahit. Anak saya berada jauh tetapi terkena (ledakan)," jelasnya.

Penjelasan Polres Pekalongan

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut ledakan itu terjadi saat dua remaja itu tengah meracik petasan.

"Dapat kami jelaskan terkait dengan ledakan petasan yang terjadi pada hari ini, sekitar jam 14.00 WIB, di wilayah Kecamatan Pekalongan Selatan. Yang mana ada dua remaja sedang meracik petasan, kemudian petasan tersebut salah satu meledak, sehingga mengakibatkan dua orang yang merakit ini mengalami luka-luka agak serius," ungkapnya.

"Sementara satu korban lainnya terkena dampak ledakan dari jarak sekitar 15 meter, mengalami luka robek di kaki Sebelah kiri," imbuhnya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya satu petasan berisi bahan peledak dan 17 selongsong kosong berbagai ukuran.

"Petasan yang ditemukan memiliki ukuran tinggi sekitar 22 cm dengan diameter 5 cm," imbuhnya.

Saat ini SS dan MM dilaporkan belum sadarkan diri, sedangkan AA dalam kondisi stabil.

Polisi menyebut lokasi peracikan petasan di kebun pisang milik warga.

"Kami imbau kepada seluruh warga masyarakat Kota Pekalongan khususnya, agar selalu melakukan pengawasan terhadap putranya. Jangan sampai bermain-main terkait dengan petasan," kata Setyanto.

"Apabila kedapatan, akan kami lakukan tindakan hukum. Ancaman hukuman daripada pemilik petasan atau pengguna petasan dan yang menjual obat petasan akan dijerat dengan ancaman hukuman 15 tahun," pungkasnya.



(dil/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads