Daun Afrika (Vernonia amygdalina) semakin banyak dikenal sebagai salah satu tanaman herbal yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Meski berasal dari Afrika tropis, tanaman ini kini telah banyak dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia, karena dipercaya mengandung berbagai senyawa aktif yang baik bagi tubuh.
Dikutip dari laman repository.poltekkes-denpasar.ac.id, dikatakan bahwa di Afrika, tanaman ini digunakan sebagai suplemen harian masyarakat. Daun yang dikenal dengan nama bitter leaf (daun pahit) ini dalam bahasa lokal Afrika, diberi nama 'Shuwaka' dalam Bahasa Hausa dan 'Ewuro' dalam Bahasa Yoruba.
Dalam pengobatan tradisional, daun Afrika telah lama dimanfaatkan untuk membantu mengatasi berbagai keluhan, mulai dari gangguan pencernaan, demam, tekanan darah tinggi, hingga diabetes.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, polifenol, terpenoid, serta seskuiterpen lakton yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba.
Bentuk Tanaman Daun Afrika
Secara detail, laman repository.poltekkes-denpasar.ac.id menjelaskan Vernonia amygdalina Del., yakni tanaman daun Afrika ini, adalah pohon kecil yang tumbuh setinggi 3 meter. Namun, secara umum tinggi daun Afrika ini bervariasi, mulai dari 2 meter hingga 10 meter.
Batang utama tanaman ini memiliki kulit batang berwarna cokelat muda, sedikit kasar dan mengelupas secara membujur, serta percabangan yang rapuh. Sementara daunnya, yang merupakan bagian yang sering dimanfaatkan sebagai obat ini, berbentuk lancet-oblongata dengan luas daun dapat mencapai 28x10 cm.
Daunnya berwarna hijau hingga hijau gelap dengan atau tanpa rambut halus di permukaan. Ciri yang menegaskan adalah rasanya. Jika daun ini dicecap dengan sedikit kunyahan, akan terasa bau khas dan rasa pahit.
5 Manfaat Daun Afrika untuk Kesehatan
Dikutip dari berbagai sumber, termasuk dari laman www.riset.stikesholistic.ac.id, dikatakan bahwa daun Afrika punya banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Daun ini, meski pahit dengan pahit yang mirip sambiloto, punya khasiat hebat untuk penderita diabetes.
Menurut laman tersebut, di dalam tubuh, kandungan daun Afrika ini bekerja mengubah karbohidrat jadi glukosa, dan sebagian besar glukosa itu dikirimkan ke dalam aliran darah. Dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah ini, maka muncul respons pankreas menghasilkan insulin.
Jika secara khusus daun Afrika ini punya khasiat untuk penderita diabetes, secara umum, air rebusan atau seduhan daun ini juga berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Apa saja khasiatnya?
1. Mengontrol Kadar Gula Darah
Salah satu manfaat daun Afrika yang paling banyak diteliti adalah potensinya dalam membantu mengendalikan kadar gula darah. Kandungan flavonoid dan senyawa bioaktif lainnya diduga mampu meningkatkan sensitivitas insulin serta membantu menghambat penyerapan glukosa di saluran pencernaan.
2. Menangkal Radikal Bebas
Daun Afrika kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Antioksidan berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, diabetes, hingga penuaan dini.
3. Mengurangi Peradangan
Kalau nyeri otot sehabis olahraga dan tubuh terasa panas, seduhan daun ini bisa jadi solusinya. Apalagi kalau terjadi peradangan yang lebih parah di dalam tubuh.
Peradangan kronis menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan berbagai penyakit tidak menular. Kandungan seskuiterpen lakton, terpenoid, dan senyawa fitokimia lainnya pada daun Afrika ini diketahui memiliki sifat antiinflamasi. Efek tersebut berpotensi membantu mengurangi proses peradangan dalam tubuh sehingga dapat mendukung kesehatan secara menyeluruh.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun Afrika berpotensi membantu memperbaiki profil lemak darah dengan menurunkan kadar kolesterol. Jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif, manfaat ini dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah sekaligus menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
5. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif di dalam daun Afrika dipercaya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Sifat antioksidan dan antimikrobanya juga berpotensi membantu tubuh melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri maupun mikroorganisme lain. Karena itu, daun Afrika sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional sebagai salah satu tanaman herbal untuk membantu menjaga kebugaran tubuh.
Cara Konsumsi Daun Afrika
Kalau kuat dibuat lalapan, cara ini menjadi yang paling unggul. Daun Afrika yang dipetik lalu dicuci bersih untuk menghilangkan debu yang menempel. Setelah bersih, daun itu bisa dijadikan lalapan atau digado.
Namun, jika ingin dijadikan minuman, daun Afrika boleh direbus pada air secukupnya. Ekstraksinya tentu akan lebih cepat. Namun, tekstur daun akan lebih cepat rusak.
Sebaliknya, dengan cara menjerangnya dengan air panas, ekstraksi sedikit lebih lambat. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa sebelum menjerang daun Afrika ini, upayakan daun yang telah bersih diremas-remas ringan dahulu supaya ekstraksi lebih maksimal.
(iqk/iqk)