Mengenal MetLife, Stadion Megah Venue Final Piala Dunia 2026

Soccer Update

Mengenal MetLife, Stadion Megah Venue Final Piala Dunia 2026

Danica Adhitiawarman - detikJabar
Minggu, 19 Jul 2026 18:30 WIB
NEW YORK, NEW YORK - JULY 17: A general view of the FIFA World Cup 2026 Final signage at New York New Jersey Stadium ahead of the FIFA World Cup 2026 Final on July 17, 2026 in New York City. (Photo by Tullio Puglia - FIFA/FIFA via Getty Images)
Metlife stadium (Foto: FIFA via Getty Images/Tullio Puglia - FIFA)
Jakarta -

Final Piala Dunia 2026 tinggal menghitung jam. Spanyol dan Argentina akan memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola di New York New Jersey Stadium atau yang lebih dikenal sebagai MetLife Stadium, salah satu stadion terbesar di Amerika Serikat.

Terletak di East Rutherford, New Jersey, stadion ini merupakan markas dua klub National Football League (NFL), yakni New York Giants dan New York Jets. Sejak dibuka pada 10 April 2010, MetLife Stadium telah menjadi tuan rumah ratusan ajang olahraga dan hiburan berskala internasional.

Berdasarkan situs resminya, sebagaimana dilansir dari detikProperti, lebih dari 600 acara besar dan sekitar 3.000 kegiatan khusus telah digelar di stadion ini. Kini, MetLife Stadium kembali mencatat sejarah dengan menjadi lokasi partai puncak Piala Dunia 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibangun dengan Biaya Fantastis

Pembangunan MetLife Stadium dimulai pada 5 September 2007. Stadion ini dirancang oleh firma arsitektur 360 Architects, EwingCole, serta David Rockwell & Bruce Mau Designs.

ADVERTISEMENT

Kompleks stadion berdiri di atas lahan seluas sekitar 195.096 meter persegi dengan biaya pembangunan mencapai 1,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,7 triliun.

Mengutip NSS Sports, kapasitas stadion mencapai 82.566 penonton untuk pertandingan sepak bola maupun NFL. Sementara untuk konser, kapasitasnya disesuaikan menjadi sekitar 50.000 orang.

Tribun penonton terbagi dalam tiga tingkat yang dirancang secara simetris dan dilengkapi 218 suite mewah bagi tamu VIP.

NEW YORK, NEW YORK - JULY 17: A general view of the FIFA World Cup 2026 Final signage at New York New Jersey Stadium ahead of the FIFA World Cup 2026 Final on July 17, 2026 in New York City. (Photo by Tullio Puglia - FIFA/FIFA via Getty Images)NEW YORK, NEW YORK - JULY 17: A general view of the FIFA World Cup 2026 Final signage at New York New Jersey Stadium ahead of the FIFA World Cup 2026 Final on July 17, 2026 in New York City. (Photo by Tullio Puglia - FIFA/FIFA via Getty Images) Foto: FIFA via Getty Images/Tullio Puglia - FIFA

Fasad Modern dengan Sentuhan Kota New York

Salah satu daya tarik MetLife Stadium terletak pada desain arsitekturnya yang terinspirasi dari lanskap gedung pencakar langit Kota New York.

Bagian dasar bangunan menggunakan material batu yang terinspirasi dari batu kapur setinggi sekitar enam meter. Di atasnya terdapat lapisan kisi-kisi aluminium dan panel kaca yang membungkus hampir seluruh fasad stadion.

Untuk meningkatkan efisiensi energi, bagian atas bangunan juga dilengkapi panel surya.

Menariknya, stadion ini didominasi berbagai gradasi warna abu-abu. Pilihan tersebut sengaja diterapkan agar bangunan tidak terlalu identik dengan salah satu penghuni tetapnya, yakni New York Giants maupun New York Jets.

Saat pertandingan NFL berlangsung, identitas stadion berubah melalui sistem pencahayaan LED yang terintegrasi di seluruh fasad. Teknologi ini terinspirasi dari Allianz Arena di Munich, sehingga warna eksterior dapat menyesuaikan dengan tim yang sedang bertanding.

Di dalam stadion, terdapat empat layar video raksasa berukuran sekitar 9 x 35 meter yang dipasang di setiap sudut arena. Keberadaan videotron tersebut memungkinkan seluruh penonton menyaksikan tayangan ulang dari berbagai sisi stadion.

Modern, tetapi Tanpa Atap

Meski memiliki fasilitas berkelas dunia, MetLife Stadium masih memiliki satu kekurangan yang kerap menjadi sorotan, yakni tidak dilengkapi atap yang dapat dibuka dan ditutup (retractable roof).

Akibatnya, seluruh pertandingan berlangsung di ruang terbuka dan sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Selain itu, stadion ini juga beberapa kali menuai kritik. Permukaan lapangannya dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya risiko cedera pemain. Lokasinya juga dianggap kurang menarik dibandingkan stadion modern lainnya, ditambah akses transportasi umum yang dinilai belum memadai untuk mengakomodasi arus penonton dalam jumlah besar.

Meski demikian, dengan kapasitas lebih dari 82 ribu penonton, teknologi modern, serta pengalaman menggelar berbagai ajang internasional, MetLife Stadium tetap menjadi salah satu stadion paling prestisius di Amerika Serikat dan dipercaya menjadi panggung penentuan juara Piala Dunia 2026.

Artikel ini sudah tayang di detikProperti, selengkapnya di sini



(dhw/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads