Setiap orang memiliki kebiasaan berbeda untuk memulai aktivitas pagi. Meski begitu, tidak sedikit yang melewatkan sarapan karena menganggapnya kurang penting. Padahal, sarapan memberi energi awal untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kebiasaan ini juga membantu menjaga fokus, membentuk suasana hati yang baik, serta mendukung metabolisme dan kesehatan pencernaan.
Pertanyaannya, seperti apa komponen sarapan yang ideal untuk menunjang gaya hidup sehat?
1. Penuhi Kebutuhan Karbohidrat untuk Energi Maksimal
Karbohidrat berperan sebagai sumber energi utama. Jika tubuh diibaratkan mobil, karbohidrat ibarat bahan bakar yang membuatnya berfungsi. Menurut Panjaitan, dkk (2021), karbohidrat penting bagi fungsi tubuh, terutama otak yang mengandalkan glukosa untuk menjalankan proses metabolisme. Sumber karbohidrat tidak hanya berasal dari nasi, tetapi juga roti, kentang, kacang-kacangan, dan jagung.
2. Pilih Lauk Ringan namun Kaya Protein
Karbohidrat akan bekerja lebih optimal jika disertai lauk berprotein. Protein tidak selalu berasal dari sumber protein hewani utama, seperti daging sapi atau ayam. Ikan, telur, tahu, dan tempe dapat menjadi pilihan yang lebih ringan untuk dikonsumsi pada pagi hari. Menurut Diana (2009), protein berfungsi sebagai zat pembangun dan pengatur proses metabolisme melalui sel dan hormon, serta membantu tubuh melawan mikroorganisme berbahaya.
3. Lengkapi dengan Makanan Berserat
Serat mendukung kelancaran pencernaan. Idealnya, orang dewasa mengonsumsi 25-30 gram serat per hari. Sumber serat dapat diperoleh dengan mudah melalui sayur, buah, dan biji-bijian. Memasukkan bahan berserat dalam menu sarapan membantu tubuh mengolah makanan dengan lebih baik sepanjang hari.
4. Minum Air atau Cairan yang Cukup
Mayoritas (sekitar dua per tiga) tubuh adalah air, sehingga kebutuhan cairan harus terpenuhi dengan baik. Minumlah air sesuai kebutuhan, minimal 2 liter per hari. Asupan cairan yang cukup membantu tubuh terhindar dari penyakit, termasuk masalah ginjal dan infeksi saluran kemih (ISK).
Sarapan paling ideal dilakukan sebelum aktivitas utama, termasuk sebelum berolahraga pagi. Saat sarapan, hindari porsi berlebihan, makanan berlemak tinggi, serta minuman manis. Asupan tersebut dapat membuat tubuh mengantuk dan memicu ketidakstabilan gula darah.
Selain sarapan, konsumsi Yakult setiap hari dapat membantu memaksimalkan penyerapan nutrisi dan menjaga kenyamanan perut. Kandungan bakteri baik Lactobacillus casei Shirota strain di dalamnya membantu menjaga keseimbangan usus, sehingga proses pencernaan berjalan optimal. Dengan pencernaan yang sehat, penyerapan nutrisi lebih optimal dan tubuh terasa bertenaga sepanjang hari.
Artikel ini telah tayang di detikHealth.
(akn/sud)