Niat hati menolong teman wanita yang baru dikenalnya, Ardhi Pebrian Fadilah (24), seorang pemuda yang sehari-hari bekerja serabutan asal Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, justru harus berakhir di kantor polisi dengan wajah babak belur.
Ia menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria yang belakangan diketahui sebagai suami siri dari wanita tersebut.
Informasi dihimpun detikJabar, peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Raya Cisolok Palabuhanratu, Desa Cimaja, pada Selasa (7/4/2026) dini hari, sekitar pukul 02.10 WIB.
Kejadian bermula ketika Ardhi mendapat telepon dari seorang wanita berinisial IJ, yang baru dikenalnya melalui sebuah aplikasi kencan.
Dalam panggilannya, IJ meminta tolong untuk dijemput karena ban sepeda motornya kempes. Tanpa menaruh curiga, Ardhi langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Namun setibanya di sana pada pukul dua dini hari, Ardhi justru mendapat serangan fisik. Seorang pria yang mengaku sebagai suami IJ tiba-tiba datang dan langsung memukuli wajah serta kepala korban.
Dede Setiawan, yang melakukan advokasi terhadap korban, mengungkapkan bahwa pemukulan tersebut diduga kuat dilatarbelakangi oleh rasa cemburu. "Karena ada dugaan telah menjalin hubungan sama Saudari Indah," ungkap Dede.
Padahal, korban sama sekali tidak mengetahui status pernikahan wanita tersebut saat berkenalan di aplikasi. Lewat bukti percakapan di aplikasi tersebut, perempuan itu mengaku belum memiliki suami. "(Mengaku) single," tegas Dede.
Simak Video "Video: Kasus Penyekapan Wanita di Cileunyi: Polisi Masih Kejar Pelaku! "
(sya/mso)