Round-Up

Babak Baru Kasus Pria Arab Bunuh Sarah dengan Air Keras di Cianjur

Ismet Selamet - detikJabar
Jumat, 18 Feb 2022 08:25 WIB
Abdul Latif (47), pria arab yang menyiram istrinya dengan air keras hingga tewas
Abdul Latief, pria arab yang siram istrinya dengan air keras hingga tewas (Foto: Ismet Slamet/detikcom).
Cianjur -

Kasus pembunuhan yang dilakukan Abdul Latif (48), pria berkebangsaan Arab Saudi memasuki babak baru. Kasus pembunuhan Sarah, wanita asal Cianjur ini kini memasuki tahapan tuntutan di Kejaksaan Negeri Cianjur.

Sebagaimana diketahui, Abdul Latif ditangkap polisi di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (20/11/2021) lalu. Pria Arab ini rencananya kabur ke kampung halamannya Arab Saudi usai membunuh istri sirinya Sarah (21), secara keji.

Pelaku yang baru menikahi korban selama 1,5 bulan ini menyiramkan air keras pada korban yang tengah terlelap tidur. Aksi keji itu dilakukan di rumah orang tua korban di Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Sabtu (20/11/2021) dini hari.


Sebelum menyiramkan air keras, pelaku mengikat tangan korban menggunakan tali. Pelaku kemudian membenturkan wajah korban ke tembok sambil memukulinya.

Tak cukup sampai di situ, korban disiram air keras yang diduga sudah disiapkan pelaku sebelumnya. Air keras itupun membuat korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh.

"Korban juga dibekap menggunakan lakban agar tak berteriak," ujar Iin Solihin (36), Ketua RT 02.

Pelaku pun kabur sesaat setelah melakukan aksi kejinya itu. Korban yang berhasil merangkak ke luar rumah dengan kondisi yang mengenaskan langsung dibawa warga sekitar ke rumah sakit.

Namun naas, setelah 18 jam mengalami masa kritis, korban meninggal dunia sesaat sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

"Meninggalnya saat hendak dirujuk. Tadi menunggu dulu ICU kosong, karena korban harus segera masuk ICU. Kondisinya parah, dengan luka bakar serius mencoba 99 persen," kata Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur Darmawan.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi, mengatakan usai mendapatkan informasi adanya tindakan kekerasan berat tersebut, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Pihak kepolisian, lanjut dia, mendapatkan informasi jika pelaku akan kabur ke luar negeri.

"Kabarnya pelaku akan naik pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. Kami pun berkoordinasi dengan Polres Bandara Soetta untuk memblokir nomor paspornya, untuk mempermudah pendeteksian identitas dan mengamankan pelaku jika memang berasa di kawasan bandara," kata dia.

Menurutnya pihak kepolisian bandara pun berhasil mendeteksi keberadaannya, saat pelaku hendak membeli tiket pesawat. "Petugas langsung amankan pelaku, dan anggota segera merapat ke bandara untuk membawa pelaku ke Cianjur," kata dia.

Setelah 2 bulan menjalani pemeriksaan dan perlengkapan berkas perkara, kasus pembunuhan ini pun sudah P21 pada Jumat (11/2/2022) lalu.

"Proses perlengkapan berkas dua bulan. Tidak ada kendala, hanya proses kelengkapan berkas membutuhkan waktu," kata Adi.

Setelahnya, Abdul Latif diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, Kamis (17/2/2022) kemarin.

Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur Ricky Tommy Hasiholan, menjelaskan tersangka akan dititipkan sementara selama 20 hari di Lembaga Pemasyarakatan Cianjur.

"Tersangka sudah diperiksa kesehatannya, kondisinya sehat dan langsung kita titipkan ke Lapas," kata dia.

Menurutnya usai pelimpahan tersebut, pihaknya akan meneruskan pada tahap penuntutan. Dia menargetkan proses penuntutan tersebut akan selesai sebelum 20 hari.

"Kita memiliki waktu 20 hari ke depan untuk penuntutan. Tapi diupayakan sebelum 20 hari sudah selesai dan sudah bisa dilimpahkan ke pengadilan, sehingga jadwal sidang bisa digelar segera," kata dia.

Dia mengatakan pria Arab tersebut dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, serta pasal 338 dan 351 KUHP tentang penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia.

"Pelaku terancam pidana penjara 20 tahun, atau seumur hidup, dan atau pidana mati," pungkasnya.



Simak Video "Rekonstruksi Pembunuhan Sarah oleh Pria Arab Berlangsung Tertutup"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)