Kabar Nasional

Minyak Makan Merah, Lebih Sehat dan Murah Dibanding Migor

Tim detikFinance - detikJabar
Senin, 15 Agu 2022 19:30 WIB
Sunflower oil in the store
Ilustrasi minyak goreng. (Foto: Getty Images/iStockphoto/sergeyryzhov)
Jakarta -

Minyak Makan Merah berbasis koperasi sedang dikembangkan pemerintah Indonesia. Minyak ini diharapkan jadi alternatif minyak goreng yang selama ini banyak digunakan masyarakat.

Minyak Makan Merah ini memiliki keunggulan dibanding minyak goreng (migor). Minyak Makan Merah disebut lebih sehat. Alasannya, minyak ini tidak melewati proses bleaching alias pemutihan. Sehingga kandungan vitamin A pada minyak ini tidak hilang.

Tak hanya itu, Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan Minyak Makan Merah bakal lebih murah dibanding minyak goreng yang beredar saat ini. Alasannya proses pembuatannya lebih efisien.


"Minyak Makan Merah sangat sehat dan juga karena diproduksinya lebih efisien insyaAllah bisa lebih murah," kata Teten di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, dikutip dari detikFinance, Senin (15/8/2022).

Teten memastikan produk Minyak Makan Merah akan diserap oleh pasar. Rencananya, piloting pengembangannya ditargetkan terealisasi Januari 2023.

"Sekarang para petani sawit senang karena mereka tidak lagi hanya menjual TBS-nya, tapi bisa mendapatkan niliai tambah dari mengolah sawitnya menjadi Minyak Makan Merah dan itu bisa didistribusikan ke masyarakat," tuturnya.

Sementara untuk memperkuat penyerapan oleh pasar, telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Kerja Sama Kemitraan Dalam Rangka Inovasi Teknologi Pengolahan Minyak Makan Merah antara Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara (Diskopsu), Koperasi Produsen Sawit dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).

Tujuan MoU itu untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dengan melakukan kemitraan, pemberian pendampingan dan konsultasi kelembagaan, inovasi teknologi dan produk, digitalisasi, kewirausahaan dan kepastian pemasaran atas hasil produk Minyak Makan Merah ke depannya.

"Teknologi produksi minyak makan merah ini sudah ada, petaninya sudah mau, pembiayaan pun sudah oke, bisnis modelnya sudah ada. Sekarang ini kepastian pasarnya. Perkembangannya Agustus DED (Detail Engineering Design) selesai, produksi mulai jalan, Januari 2023 KickOff," jelas Teten.

Minyak Makan Merah tak hanya untuk menggoreng. Simak di halaman selanjutnya.