Ada Pom Minyak Goreng di Kabupaten Bandung, Warga Bisa Beli Sesukanya

Sukma Nur Fitriana - detikJabar
Jumat, 12 Agu 2022 17:56 WIB
Bupati Bandung Luncurkan Pom Mini Minyak Goreng Curah
Foto: Dok. Pemkab Bandung
Jakarta -

Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan pom mini minyak goreng curah di Desa Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pom mini minyak goreng tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Alhamdulillah hari ini kita launching pom mini minyak goreng curah di i-warung, sebagai upaya dan solusi memenuhi kebutuhan masyarakat. Nanti transaksi belanja bukan hanya bisa per liter saja, tapi bisa disesuaikan, bisa setengah liter, bisa Rp 3.000 juga, sesukanya warga," ungkap Dadang Supriatna dalam keterangan tertulis, Jumat (12/8/2022).

Dadang mengatakan penjualan minyak goreng curah menggunakan mesin pom merupakan cara baru agar masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga yang murah.


Menurutnya, hadirnya pom mini minyak goreng ini akan membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat, mengingat 6 bulan lalu terjadi kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng yang melambung tinggi hampir di seluruh wilayah Indonesia.

"Minyak goreng sempat langka, bahkan harganya naik dari Rp 14.000 menjadi Rp 28.000. Maka hadirnya pom mini i-warung ini mudah-mudahan bisa dilakukan juga di wilayah kecamatan lainnya, bukan saja di Cimenyan," katanya.

Lebih lanjut, kata dia, program i-warung di Kabupaten Bandung sudah berada di 31 kecamatan. Hanya saja, yang memiliki pom mini minyak goreng baru Desa Cibeunying.

Pemkab berencana akan meningkatkan persebaran pom mini minyak goreng sekaligus mengadakan rumah kreatif yang nantinya akan berdampingan dengan pom mini minyak goreng untuk menjual produk lokal yang menjadi potensi di masing-masing wilayah yang ada di Kabupaten Bandung.

"Saya berharap nanti dengan rencana hadirnya rumah komoditi, rumah kreatif, di samping ada pom mini minyak goreng, akan ada etalase yang menampilkan produk-produk asli lokal. Tentu ini merupakan inovasi yang luar biasa. Terimakasih atas kerja sama Disdagin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian)," ucapnya.

Dia lantas berpesan kepada aparat kecamatan untuk melakukan fungsi pengawasan dalam proses i-warung yang ada di 31 kecamatan, serta pemanfaatan pom mini minyak goreng.

"Alhamdulillah i-warung sudah ada perwakilan di masing-masing kecamatan. Nanti mengontrol takarannya jangan sampai ada yang kurang. Kalau 1 iter ya 1 liter, tidak ada manipulasi dan sebagainya semua terkontrol dan insyaallah terjamin ya," pungkasnya.

(akd/ega)