5 Kebiasaan Bangun Tidur yang Baik untuk Jantung

5 Kebiasaan Bangun Tidur yang Baik untuk Jantung

detikHealth - detikJabar
Minggu, 11 Okt 2026 07:30 WIB
Ilustrasi Bangun Tidur
Ilustrasi Bangun Tidur. (Foto: Getty Images/iStockphoto/paulaphoto)
Bandung -

Kebanyakan orang tidak memikirkan kondisi jantung dalam 10 menit pertama setelah bangun tidur. Sebagian langsung membuka ponsel, menyikat gigi, atau memikirkan berbagai aktivitas yang harus dijalani sepanjang hari.

Padahal, menurut ahli jantung, periode tersebut memiliki peran penting. Pada pagi hari, tubuh mulai beralih dari kondisi istirahat menuju keadaan aktif. Perubahan itu turut memengaruhi kerja jantung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari laman Times of India, ahli kardiologi intervensi Dr Sanjay Bhojraj menjelaskan bahwa jantung bekerja lebih aktif pada pagi hari. Kadar kortisol meningkat, tekanan darah naik, dan variabilitas detak jantung menurun ketika tubuh beralih dari kondisi istirahat ke mode aktif.

Karena itu, berbagai pilihan kecil setelah bangun tidur dapat menjadi bagian dari kebiasaan yang mendukung kesehatan jantung.

ADVERTISEMENT

Berikut lima kebiasaan yang dapat dilakukan pada pagi hari.

1. Luangkan Waktu untuk Menenangkan Diri

Pagi hari tidak selalu harus dimulai dengan langsung mengecek berbagai informasi dari ponsel.

Kadar kortisol secara alami meningkat pada pagi hari. Sementara itu, paparan notifikasi, pesan, pekerjaan, hingga berita buruk dapat menambah stres pada sistem tubuh yang sedang beradaptasi dari kondisi istirahat.

Tidak perlu melakukan meditasi khusus untuk memulainya. Salah satu langkah sederhana ialah menunda membuka ponsel selama beberapa menit setelah bangun tidur.

Kebiasaan tersebut dapat membantu seseorang memulai pagi dengan lebih tenang sebelum menghadapi berbagai tuntutan dan aktivitas sepanjang hari.

2. Beri Tubuh Waktu untuk Bergerak

Setelah bangun tidur, jangan langsung menghabiskan waktu dalam posisi duduk atau diam.

Berjalan kaki sebentar, melakukan peregangan, atau sekadar berdiri dan bergerak dapat menjadi pilihan sederhana sebelum memulai aktivitas harian.

Menurut Dr Stephen dari Mayo Clinic, tidak ada kata terlambat untuk meningkatkan kesehatan jantung. Langkah kecil seperti meluangkan waktu untuk bergerak dapat memberikan manfaat seiring waktu.

Panduan kardiologi dari Mayo Clinic juga merekomendasikan aktivitas fisik hampir setiap hari dalam seminggu sebagai bagian inti dari pencegahan penyakit jantung.

3. Awali Hari dengan Sarapan yang Lebih Seimbang

Apa yang masuk ke tubuh pada pagi hari juga menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.

Daripada memilih makanan atau minuman tinggi gula, seseorang dapat memilih asupan yang lebih menyehatkan. Pilihannya antara lain sayuran, biji-bijian utuh, sumber lemak sehat, serta protein seperti ikan, daging tanpa lemak, unggas, atau kacang-kacangan.

Pilihan sarapan tersebut dapat menjadi bagian dari kebiasaan makan yang mendukung kesehatan jantung.

4. Batasi Minuman Berkafein Tinggi pada Pagi Hari

Kopi tidak selalu harus dihindari setelah bangun tidur. Namun, ahli jantung menyarankan agar seseorang memperhatikan asupan kafein, terutama minuman dengan kandungan kafein tinggi.

Menurut Dr Bhojraj, dia menghindari minuman energi di pagi hari karena bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Pada beberapa orang, minuman ini juga bisa memicu aritmia, terutama saat tubuh sudah siap beraktivitas di pagi hari.

Bukan berarti seseorang harus sepenuhnya berhenti minum kopi. Yang lebih penting adalah menghindari tambahan lonjakan kafein atau gula ketika tubuh secara alami sudah mengalami peningkatan aktivitas hormonal pada pagi hari.

Ketua kardiologi preventif Mayo Clinic, Dr Francisco Lopez-Jimenez, memandang hal ini sebagai bagian dari filosofi yang lebih besar, bahwa pencegahan, biarpun tidak menarik, lebih baik daripada mengobati penyakit jantung.

5. Jadikan Kebiasaan Sehat sebagai Rutinitas

Menjaga kesehatan jantung tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat lebih mudah dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

Para ahli menyarankan agar kebiasaan sehat dibuat seperti rutinitas harian, misalnya menyikat gigi. Ketika sudah terbiasa, seseorang tidak perlu terus-menerus mengandalkan motivasi untuk melakukannya.

Pilihan yang mendukung kesehatan jantung dapat dibangun dengan cara serupa. Salah satunya dengan mengganti kebiasaan yang kurang sehat dengan aktivitas yang lebih baik.

Misalnya, seseorang dapat mengganti kebiasaan membeli camilan tidak sehat dengan memilih makanan yang lebih bergizi.

Dengan membangun rutinitas kecil secara konsisten, kebiasaan sehat dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, termasuk sejak menit-menit pertama setelah bangun tidur.

Baca berita selengkapnya di detikHealth.

(elk/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads