Keluarga besar Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdishub) Kabupaten Sukabumi nonaktif berinisial TIP (54) buka suara terkait penahanan adiknya dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap siswi magang.
Pihak keluarga mengaku kaget bukan kepalang atas perkara hukum yang menimpa pejabat eselon III/a tersebut.
Melalui rekaman suara yang diterima detikJabar, kakak kandung TIP, LS, menuturkan kabar penangkapan sang adik membuat seluruh keluarga dan ibunya sangat terpukul.
"Sejak adik saya ditangkap, itu waktu itu saya kaget luar biasa dan ibu saya juga kaget, begitu ya. Semua keluarga, kakak, adik, semuanya kaget. Kemudian apa ya, sempat kita tidak, tidak apa, harus berbuat apa, begitu ya," ujar Ls dalam pesan suara yang diterima detikJabar, Sabtu (26/9/2026).
Mendengar kabar tersebut, LS mengaku langsung memperhitungkan dampak aturan kepegawaian serta beban ekonomi yang harus dihadapi keluarga TIP.
"Yang saya pikirkan, adik saya itu katakanlah, walaupun sekretaris ya, mobilnya sudah tidak punya mobil, kemudian motor juga tidak ada, kemudian rumah juga sudah dalam agunan bank. Kemudian saya ajak ngobrol istrinya, saya bilang bagaimana itu, kan saya karena saya tahu ya bagaimana konsekuensi pegawai negeri sipil, begitu ketika terkena kasus tentunya akan mengikuti aturan," ungkap Ls.
"Di mana mungkin pertama akan lepaskan jabatan sementara, tentu semuanya yang menjadi tunjangannya juga tidak ada, begitu ya. Saya berhitungnya seperti itu. Mungkin gaji juga entah ya seperti apa, jadi saya masih, kira-kira kemungkinan seperti itulah. Yang jelas ekonomi pasti tidak seperti biasanya, begitu," tutur LS menambahkan.
Untuk menutupi beban utang dan menyambung hidup, keluarga akhirnya memutuskan menjual rumah tinggal yang saat ini masih menjadi agunan bank.
"Saya bilang, kita perih dululah. Rumah, saya bilang, sekarang sudah diumumkan rumahnya untuk dijual. Saya bilang jual aja rumah. Banda tatalang raga-lah istilahnya, anak, karena kita harus hidup terus itu anaknya ya. Artinya kan untuk makan hari-hari, kemudian bayar utang, saya bilang. Jual itu rumah, utamakan bayar utang. Sisanya pakai yang ada, saya bilang, beli rumah walaupun kecillah, atau beli tanah, apa pun yang sebisa dibeli, saya bilang gitu," ungkapnya.
Simak Video "Menikmati Kesegaran Kelapa Pasca Berenang di Sukabumi"
(sya/mso)