Kabar Internasional

Jejak Ksar Draa: Benteng Megah di Jantung Sahara yang Kini Terlupakan

Rachmatunisa - detikJabar
Selasa, 11 Agu 2026 21:05 WIB
Rock Round Palace di kawasan Ksar Draa, Aljazair (Foto: via Green Prophet).
Bandung -

Di balik gersangnya hamparan Gurun Sahara, Aljazair, berdiri sebuah benteng kuno yang menyimpan rahasia besar peradaban masa lalu. Namanya Ksar Draa. Bukan sekadar tumpukan batu, benteng ini adalah saksi bisu dari sebuah harmoni multikultural yang nyaris terhapus dari ingatan dunia.

Dibangun dengan material lokal seperti batu dan tanah liat, arsitektur Ksar Draa dirancang sangat tangguh untuk melawan iklim ekstrem Sahara. Bangunan ini menjadi bukti nyata bagaimana kecerdasan masyarakat lokal dalam beradaptasi dengan keganasan gurun selama berabad-abad.

Namun, daya tarik sejati Ksar Draa terletak pada kisah orang-orang di dalamnya. Pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, benteng ini adalah rumah bagi keberagaman. Di sini, komunitas Yahudi hidup berdampingan dengan keluarga Berber dan Arab. Mereka bahu-membahu menggerakkan roda perdagangan dan kerajinan yang menjadi urat nadi kehidupan di oasis tersebut.

Sayangnya, harmoni itu mulai retak setelah Aljazair meraih kemerdekaan dari Prancis pada tahun 1962. Di tengah semangat membangun identitas nasional yang baru, tekanan terhadap kelompok minoritas justru meningkat, termasuk terhadap komunitas Yahudi.

Simak Video "Video RI Siapkan 15 Cagar Budaya untuk Diajukan Jadi Warisan Dunia UNESCO"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork