Infaq adalah salah satu amalan yang erat kaitannya dengan harta. Anjuran infaq ini ditujukan kepada mereka yang memiliki rezeki berlebih.
Meski rezeki sudah diatur oleh Allah SWT, dalam harta yang diberikan kepada manusia terdapat hak untuk orang miskin. Dengan demikian, Allah memerintahkan makhluk-Nya untuk mengeluarkan infaq seperti termaktub dalam surat Al Baqarah ayat 261.
Ù ÙÙØ«ÙÙÙ Ù±ÙÙÙØ°ÙÙÙÙ ÙÙÙÙÙÙÙÙÙ٠أÙÙ ÙÙÙÙ°ÙÙÙÙÙ Ù ÙÙÙ Ø³ÙØšÙÙÙÙ Ù±ÙÙÙÙÙÙ ÙÙÙ ÙØ«ÙÙÙ ØÙØšÙÙØ©Ù Ø£ÙÙÛ¢ØšÙØªÙØªÙ Ø³ÙØšÙع٠سÙÙÙØ§ØšÙÙÙ ÙÙÙ ÙÙÙÙ٠سÙÙؚۢÙÙÙØ©Ù Ù ÙÙØ§ÛØŠÙØ©Ù ØÙØšÙÙØ©Ù Û ÙÙÙ±ÙÙÙÙÙÙ ÙÙØ¶ÙٰعÙÙÙ ÙÙÙ ÙÙ ÙÙØŽÙØ§ÙØ¡Ù Û ÙÙÙ±ÙÙÙÙÙÙ ÙÙÙ°Ø³ÙØ¹Ù عÙÙÙÙÙ Ù
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arab latin: MaṡalullaŌīna yunfiqụna amwÄlahum fÄ« sabÄ«lillÄhi kamaṡali ឥabbatin ambatat sab'a sanÄbila fÄ« kulli sumbulatim mi`atu ឥabbah, wallÄhu yuážÄ'ifu limay yasyÄ`, wallÄhu wÄsi'un 'alÄ«m
Artinya: "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui,"
Apa Itu Infaq?
Menurut buku Ekonomi Islam SMK/MAK Kelas XII yang disusun oleh Tantri Agustiana S Pd, infaq berasal dari kata anfaqo-yunfiqu yang artinya membelanjakan atau membiayai. Secara khusus, arti infaq berkaitan dengan sesuatu yang berbentuk materi.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), infaq adalah mengeluarkan harta yang mencakup zakat dan non zakat. Sementara arti infaq menurut terminologi yaitu mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan dan penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan dalam ajaran Islam. Karenanya, infaq berbeda dengan zakat karena tidak mengenal nisab atau jumlah harta yang ditentukan secara hukum.
Pemberian infaq sendiri tidak harus diperuntukkan bagi mustahik, melainkan siapa saja seperti orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, atau orang-orang yang sedang dalam perjalanan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa infaq bisa diberikan kepada siapapun
Hukum Infaq
Hukum infaq terbagi ke dalam 3 macam, yaitu wajib, sunnah, dan haram. Berikut pembahasan lengkapnya sebagaimana dinukil dari buku Panduan Muslim Sehari-hari susunan Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El-Sutha.
1. Wajib
Hukum infaq yang pertama ialah wajib. Dalam hal ini, infaq menjadi wajib jika diberikan kepada orang-orang yang menjadi tanggung jawab penginfak, contohnya anak, istri, serta orang tua. Perlu diketahui, zakat mal dan zakat fitrah juga termasuk ke dalam infaq kategori wajib.
2. Sunnah
Selanjutnya adalah sunnah. Hukum infaq ini berlaku jika harta ditujukan kepada lembaga-lembaga sosial, fakir miskin, anak yatim, dan sumbangan lainnya.
3. Haram
Hukum infaq yang terakhir ialah haram. Maksud dari haram yakni jika harta diberikan untuk hal-hal yang dilarang, seperti memberi sumbangan dana untuk kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan agama.
Dalil yang Membahas Infaq
Selain surat Al Baqarah ayat 261, ada sejumlah dalil yang juga membahas terkait infaq. Mana saja? Berikut pembahasannya.
1. Surat Ali Imran Ayat 134
اÙÙÙØ°ÙÙÙÙÙ ÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙ ÙÙÙ Ø§ÙØ³ÙÙØ±ÙÙۀاء٠ÙÙØ§ÙضÙÙØ±ÙÙۀاء٠ÙÙØ§ÙÙÙÙ°ØžÙÙ ÙÙÙÙ٠اÙÙØºÙÙÙØžÙ ÙÙØ§ÙÙØ¹ÙاÙÙÙÙÙ٠عÙÙ٠اÙÙÙÙØ§Ø³ÙÛ ÙÙØ§ÙÙÙÙ°ÙÙ ÙÙØÙØšÙ٠اÙÙÙ ÙØÙØ³ÙÙÙÙÙÙÙÛ Ù¡Ù£Ù€
Artinya: "(yaitu) orang-orang yang selalu berinfaq, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan,"
2. Surat Al Baqarah Ayat 215
ÙÙØ³ÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙ Ù ÙØ§Ø°Ùا ÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙ Û ÙÙÙÙ Ù ÙØ§Ù اÙÙÙÙÙÙÙØªÙÙ Ù Ù ÙÙÙÙ Ø®ÙÙÙØ±Ù ÙÙÙÙÙÙÙÙØ§ÙÙØ¯ÙÙÙÙÙ ÙÙØ§ÙÙØ§ÙÙÙØ±ÙØšÙÙÙÙÙ ÙÙØ§ÙÙÙÙØªÙ°Ù Ù°Ù ÙÙØ§ÙÙÙ ÙØ³Ù°ÙÙÙÙÙÙ ÙÙØ§ØšÙÙÙ Ø§ÙØ³ÙÙØšÙÙÙÙÙ Û ÙÙÙ ÙØ§ تÙÙÙØ¹ÙÙÙÙÙØ§ Ù ÙÙÙ Ø®ÙÙÙØ±Ù ÙÙØ§ÙÙÙ٠اÙÙÙÙ°ÙÙ ØšÙÙ٠عÙÙÙÙÙ٠٠٢١٥
Artinya: "Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, "Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan (dan membutuhkan pertolongan)." Kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya,"
3. Hadits Bukhari, Ahmad & Ibnu Majah
Imam Bukhari, Ahmad, dan Ibnu Majah meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda dengan menyampaikan firman Allah:
Ø£ÙÙÙ ÙØ§ اؚ٠آد٠ÙÙÙ٠عÙÙÙ
Artinya: "Berinfaqlah, niscaya Aku akan menafkahimu," (HR Bukhari, Ahmad & Ibnu Majah).
Itulah pengertian mengenai infaq dan informasi terkaitnya. Semoga membantu.
(aeb/lus)












































Komentar Terbanyak
MUI: Nikah Siri Sah tapi Haram
Tolak Mundur dari Ketum PBNU, Gus Yahya Kumpulkan Ulama Malam Ini Tanpa Rais Aam
Gus Yahya Kumpulkan Alim Ulama di PBNU Malam Ini, Rais Aam & Sekjen Tak Diundang