Al-Qur'an adalah petunjuk untuk umat manusia, didalamnya terdapat berbagai kisah-kisah masa lalu yang menjadi pelajaran untuk umat selanjutnya. Di bawah ini kisah tentang ibu yang ada dalam Al-Quran.
Terdapat kisah-kisah luar biasa dari seorang perempuan sekaligus ibu dari para nabi mulia, kisah-kisah ini diabadikan langsung oleh Allah SWT untuk menjadi pengingat kepada hambanya bahwa kasih sayang Allah tidak terbatas hanya karena gender dan usia saja.
Seperti empat kisah ibu yang tertulis dalam Al-Qur'an ini yakni: kisah Siti Hajar ibu Nabi Ismail AS, kisah Milyanah ibu Nabi Musa AS, kisah Hanah ibu Siti Maryam, dan kisah Siti Maryam ibu Nabi Isa AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kisah Siti Hajar Ibu Nabi Ismail AS
Mengutip buku Kisah Teladan dalam Al-Qur'an karya Ahmad Laudzai dahulu dikisahkan Nabi Ibrahim AS dan Siti Hajar (Istrinya) telah menikah lama, namun mereka belum diberikan seorang anak pun oleh Allah SWT.
Setia waktunya Nabi Ibrahim AS tidak luput berdoa seperti ini, "Ya Allah aku berani mengorbankan apa saja, asalkan pintaku terpenuhi." Hingga akhirnya Allah mengabulkan keinginan keduanya, Siti Hajar berhasil mengandung seorang anak yang diberi nama Ismail.
Suatu hari Nabi Ibrahim membawa Siti Hajar dan Ismail kecil ke sebuah lembah yang nantinya menjadi kota Makkah. Ketika sampai Ibrahim berpesan kepada keduanya, "Wahai istriku, tinggalah engkau bersama Ismail, di tempat ini sementara waktu, Tunggu sampai aku selesai."
ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§Ų اŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲŲŲØĒŲ Ų ŲŲŲ Ø°ŲØąŲŲŲŲŲØĒŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØ§Ø¯Ų ØēŲŲŲØąŲ ذŲŲŲ Ø˛ŲØąŲØšŲ ØšŲŲŲØ¯Ų بŲŲŲØĒŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŲØąŲŲŲ ŲÛ ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ Ø§ŲØĩŲŲŲŲ°ŲØŠŲ ŲŲØ§ØŦŲØšŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲØ¯ŲØŠŲ Ų ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ ØĒŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ØąŲØ˛ŲŲŲŲŲŲ Ų Ų ŲŲŲŲ Ø§ŲØĢŲŲŲ ŲØąŲ°ØĒŲ ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ´ŲŲŲØąŲŲŲŲŲ ŲŖŲ§
Artinya: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak ada tanamannya (dan berada) di sisi rumah-Mu (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami, (demikian itu kami lakukan) agar mereka melaksanakan salat. Maka, jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan anugerahilah mereka rezeki dari buah-buahan. Mudah-mudahan mereka bersyukur."
Selayaknya manusia umumnya, Siti Hajar bernama, " Mengapa aku bersama Islamil harus menetap di tempat yang gersang dan tandus ini"
Nabi Ibrahim menjawab, "Sesungguhnya ini semua adalah perintah Allah SWT." Siti Hajar pun ikhlas menerimanya.
Hari demi hari berlalu, Ibrahim AS tidak kunjung datang, padahal persediaan makanan dan minuman mereka sudah habis. Ditambah Ismail kecil menangis.
Sambil menenangkan anaknya, Siti Hajar berlari mendaki dua bukit yang berseberangan, yakni bukit Safa dan bukit Marwah untuk mencari sumber air. Meskipun sudah berkali-kali melalui dua bukit tersebut masih belum mendapatkan sumber air.
Sampai Siti Hajar kelelahan dan tergeletak di samping anaknya, tetapi akhirnya Allah SWT membantu Siti Hajar dan Ismail dengan memberikannya Air Zam-Zam.
Baca juga: Kenapa Sumur Air Zamzam Tidak Pernah Habis? |
2. Kisah Milyanah Ibu Nabi Musa AS
Suatu ketika Firaun memerintahkan pasukannya untuk menyembelih anak laki-laki. Surah Al-Qasas ayat 4:
اŲŲŲŲ ŲŲØąŲØšŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲØąŲØļŲ ŲŲØŦŲØšŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲØ§ Ø´ŲŲŲØšŲا ŲŲŲØŗŲØĒŲØļŲØšŲŲŲ ØˇŲØ§Û¤ŲŲŲŲŲØŠŲ Ų ŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ°ŲبŲŲØŲ Ø§ŲØ¨ŲŲŲØ§Û¤ØĄŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØŗŲØĒŲØŲŲŲ ŲŲØŗŲØ§Û¤ØĄŲŲŲŲ Ų ÛØ§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲØŗŲدŲŲŲŲŲ Ų¤
Artinya: "Sesungguhnya FirĘģaun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Dia menindas segolongan dari mereka (Bani Israil). Dia menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuannya. Sesungguhnya dia (FirĘģaun) termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan."
Bersamaan dengan perintah Firaun lahir seorang bayi laki-laki keturunan Israil. Allah berkata kepada Milyanah Ibu Nabi Musa AS.
"Susuilah dia dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai. Janganlah kamu khawatir dan janganlah bersedih hati karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya rasul."
Kemudian Milyanah pun meletakan bayinya di sebuah tempat. Lalu dia hanyutkan bayi tersebut ke sungai. Atas kuasa Allah SWT bayi itu ditemukan oleh Siti Aisah istri Firaun.
3. Kisah Hanah Ibu Maryam
Ibu Maryam diceritakan langsung oleh Allah SWT dalam Surah Al-Imran Ayat 35:
Ø§ŲØ°Ų ŲŲØ§ŲŲØĒŲ Ø§Ų ŲØąŲØ§ŲØĒŲ ØšŲŲ ŲØąŲ°ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ°ŲØąŲØĒŲ ŲŲŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲŲ Ø¨ŲØˇŲŲŲŲŲ Ų ŲØŲØąŲŲØąŲا ŲŲØĒŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲ Û Ø§ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØĒŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲŲŲØšŲ اŲŲØšŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŖŲĨ
Artinya: "(Ingatlah) ketika istri Imran berkata, "Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada-Mu apa yang ada di dalam kandunganku murni untuk-Mu (berkhidmat di Baitulmaqdis). Maka, terimalah (nazar itu) dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Mengutip buku Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dijelaskan bahwa Imran adalah pria shaleh pada masanya menikah dengan Hanah yang juga amat beriman, sesuai ayat di atas istri Imran bernazar jika mempunyai anak, nantinya anak tersebut akan dijadikan abdi Allah atau menyelenggarakan Baitul Maqdis seperti saudaranya Nabi Zakaria AS.
Allah SWT pun mengabulkan keinginannya dengan memberikan seorang anak, namun ternyata anak yang lahir adalah perempuan (Siti Maryam), padahal yang diharapkan adalah anak laki-laki karena yang menyelenggarakan rumah suci adalah anak laki-laki.
Hanan pun lanjut berdoa berisi memohon perlindungan kepada anaknya karena dia tahu laki-laki tidak sama dengan perempuan, dan juga untuk keturunanya. Surah Al-Imran ayat 36:
ŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ ŲŲØļŲØšŲØĒŲŲŲØ§ ŲŲØ§ŲŲØĒŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØļŲØšŲØĒŲŲŲØ§Ų اŲŲŲØĢŲ°ŲÛ ŲŲØ§ŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲŲ Ų Ø¨ŲŲ ŲØ§ ŲŲØļŲØšŲØĒŲÛ ŲŲŲŲŲŲØŗŲ Ø§ŲØ°ŲŲŲŲØąŲ ŲŲØ§ŲŲØ§ŲŲŲØĢŲ°Ų Û ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲ ØŗŲŲ ŲŲŲŲØĒŲŲŲØ§ Ų ŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲØ°ŲŲŲØ§ بŲŲŲ ŲŲØ°ŲØąŲŲŲŲŲØĒŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲ Ø§ŲØ´ŲŲŲŲØˇŲ°ŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŦŲŲŲŲ Ų ŲŖŲĻ
Artinya: "Ketika melahirkannya, dia berkata, "Wahai Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan." Padahal, Allah lebih tahu apa yang dia (istri Imran) lahirkan. "Laki-laki tidak sama dengan perempuan. Aku memberinya nama Maryam serta memohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari setan yang terkutuk."
Allah SWT segera mengabulkannya. Surah Al-Imran ayat 37:
ŲŲØĒŲŲŲØ¨ŲŲŲŲŲŲØ§ ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ بŲŲŲØ¨ŲŲŲŲŲ ØŲØŗŲŲŲ ŲŲŲØ§ŲŲŲÛĸØ¨ŲØĒŲŲŲØ§ ŲŲØ¨ŲاØĒŲØ§ ØŲØŗŲŲŲØ§Û ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲØ§ Ø˛ŲŲŲØąŲŲŲŲØ§ Û ŲŲŲŲŲŲ ŲØ§ Ø¯ŲØŽŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲØ§ Ø˛ŲŲŲØąŲŲŲŲØ§ اŲŲŲ ŲØŲØąŲابŲÛ ŲŲØŦŲØ¯Ų ØšŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ØąŲØ˛ŲŲŲØ§ Û ŲŲØ§ŲŲ ŲŲ°Ų ŲØąŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ°Ų ŲŲŲŲ ŲŲ°Ø°ŲØ§ Û ŲŲØ§ŲŲØĒŲ ŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲŲŲØ¯Ų اŲŲŲŲ°ŲŲ Û Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲØąŲØ˛ŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲŲØ´ŲØ§Û¤ØĄŲ Ø¨ŲØēŲŲŲØąŲ ØŲØŗŲØ§Ø¨Ų ŲŖŲ§
Artinya: "Dia (Allah) menerimanya (Maryam) dengan penerimaan yang baik, membesarkannya dengan pertumbuhan yang baik, dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemui di mihrabnya, dia mendapati makanan di sisinya. Dia berkata, "Wahai Maryam, dari mana ini engkau peroleh?" Dia (Maryam) menjawab, "Itu dari Allah." Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada sesiapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan."
4. Kisah Maryam Ibu Nabi Isa AS
Allah SWT mengkisahkan Siti Maryam sebagai wanita yang beriman dan taat kepadanya. Surah Al-imran ayat 42 - 43:
ŲŲØ§ŲØ°Ų ŲŲØ§ŲŲØĒŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲ°Û¤ŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲ°Ų ŲØąŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ØĩŲØˇŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲØˇŲŲŲŲØąŲŲŲ ŲŲØ§ØĩŲØˇŲŲŲ°ŲŲŲ ØšŲŲŲ°Ų ŲŲØŗŲØ§Û¤ØĄŲ Ø§ŲŲØšŲ°ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų¤Ųĸ
ŲŲ°Ų ŲØąŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲØĒŲŲŲ ŲŲØąŲبŲŲŲŲ ŲŲØ§ØŗŲØŦŲØ¯ŲŲŲ ŲŲØ§ØąŲŲŲØšŲŲŲ Ų ŲØšŲ Ø§ŲØąŲŲ°ŲŲØšŲŲŲŲŲ Ų¤ŲŖ
Artinya: "(Ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata, "Wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas seluruh perempuan di semesta alam (pada masa itu). Wahai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujudlah, dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk."
Demikianlah kisah tentang ibu yang ada di dalam Al-Qur'an. Semoga menjadi pelajaran berharga untuk detikers.
(lus/lus)












































Komentar Terbanyak
Lebaran Muhammadiyah 2026, Ini Tanggal dan Penetapan Resminya
Rusia: AS-Israel Sengaja Tabur Perpecahan di Dunia Islam Selama Ramadan
Muslim di Kota Ini Cuma Puasa 1 Jam