Bus yang mengangkut jemaah haji kloter SUB 2 Embarkasi Surabaya asal Probolinggo mengalami kecelakaan di jalur sekitar Jabal Magnet, Madinah. Insiden ini terjadi pada Selasa (28/4/2026) siang WAS.
Dilansir detikJatim, dalam kejadian tersebut ada lima jemaah dilaporkan alami luka ringan dan sopir mengalami luka serius. Untuk korban dari kalangan jemaah, lima orang mengalami luka ringan. Tiga orang menjalani perawatan di hotel oleh tim medis Kementerian Haji dan Umrah Indonesia, sementara dua lainnya mendapat penanganan di rumah sakit di Madinah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksana Harian Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo, Ervin Syarif Arifin, membenarkan adanya musibah yang menimpa rombongan haji asal Probolinggo tersebut. Kecelakaan terjadi saat rombongan menjalani agenda ziarah di Madinah pada Selasa (28/4) siang tepat di kawasan Jabal Magnet.
Menurut Ervin, Jabal Magnet dikenal sebagai daerah dengan fenomena unik, di mana kendaraan tampak dapat bergerak menanjak meski berada dalam posisi netral.
"Benar rombongan jemaah haji Kloter SUB 2 Embarkasi Surabaya, asal Kabupaten Probolinggo, mengalami kecelakaan di Jabal Magnet di Madinah, ada korban luka ringan lima jemaah haji, dan sudah di rawat oleh tim medis pendamping di hotel dan ada yang di rawat di rumah sakit setempat, semua dalam kondisi baik, mohon keluarga jemaah haji tenang dan tidak panik," kata Ervin melalui pesan WhatsApp, Rabu (29/4/2026).
Saat ini, pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo masih terus menjalin komunikasi dengan pendamping haji di Madinah guna memantau perkembangan kondisi para korban.
Baca berita selengkapnya di detikJatim.
(lus/lus)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026