Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib yang selalu dinanti-nanti oleh seluruh umat Islam. Setiap tahunnya, tanggal pelaksanaan awal puasa selalu bergeser dan maju sekitar 10 hingga 11 hari.
Hal ini disebabkan oleh perbedaan jumlah hari antara kalender Masehi yang berbasis peredaran bumi terhadap matahari (syamsiyah) dan kalender Hijriah yang berbasis peredaran bulan (qamariyah).
Untuk Ramadan 2027 Masehi, pelaksanaan ibadah puasa akan bertepatan dengan tahun 1448 Hijriah. Berdasarkan perkiraan sejumlah kalender Islam, bulan suci Ramadan 1448 H diperkirakan jatuh pada rentang bulan Februari hingga Maret 2027.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, berapa hari lagi kita akan menyambut datangnya bulan suci Ramadan 2027 jika dihitung mundur dari hari ini, Jumat, 2 Oktober 2026? Begini cara menghitungnya.
Hitung Mundur Ramadan 2027: 129 Hari Lagi
Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2027 Masehi (1448-1449 H) yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, perkiraan awal puasa atau 1 Ramadan 1448 H jatuh pada Senin, 8 Februari 2027.
Jika kita menghitung mundur mulai hari ini, Jumat, 2 Oktober 2026, maka tersisa waktu 129 hari lagi menuju 1 Ramadan 1448 H.
Perhitungannya adalah sebagai berikut:
- Sisa hari di bulan Oktober 2026: 29 hari (31 - 2 hari)
- Bulan November 2026: 30 hari
- Bulan Desember 2026: 31 hari
- Bulan Januari 2027: 31 hari
- Awal Ramadan (Februari 2027): 8 hari
- Total hitung mundur: 29 + 30 + 31 + 31 + 8 = 129 hari
Merujuk pada kalender Kemenag RI, pelaksanaan puasa Ramadan tahun 2027 diprediksi berlangsung genap selama 30 hari. Dengan demikian, Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1448 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 10 Maret 2027.
Kendati telah tercantum dalam perkiraan kalender, penetapan resmi tanggal 1 Ramadan dan Idul Fitri 1448 H oleh Pemerintah Indonesia tetap harus menunggu hasil sidang isbat. Sidang isbat penentuan awal puasa akan digelar oleh Kemenag pada 29 Syakban 1448 H, sedangkan sidang isbat penetapan Lebaran dilaksanakan pada 29 Ramadan 1448 H.
Jadwal Puasa Ramadan 2027 Muhammadiyah
Berbeda dengan pemerintah yang menggunakan metode hisab dan rukyatul hilal yang dibahas melalui sidang isbat, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah berpatokan pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dalam menentukan tanggal-tanggal penting Islam.
Berdasarkan pedoman KHGT, Muhammadiyah menetapkan bahwa awal puasa Ramadan 1448 H jatuh pada Senin, 8 Februari 2027, dan berakhir pada Senin, 8 Maret 2027 (durasi 29 hari). Warga Muhammadiyah akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1448 H pada Selasa, 9 Maret 2027.
Artinya, jadwal puasa pemerintah dan Muhammadiyah pada 2027 diperkirakan sama. Yaitu jatuh pada 8 Februari 2027.
Dengan tersisanya waktu sekitar 4 bulan lagi, umat Islam dapat mulai melakukan persiapan spiritual maupun fisik untuk menyambut datangnya bulan penuh berkah tersebut.
