Sholat tahajud merupakan amalan sunnah malam hari yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Ibadah mulia ini ditunaikan pada malam hari setelah seseorang terbangun dari tidurnya, dengan rentang waktu utama pada sepertiga malam terakhir menjelang fajar.
Secara umum, sholat tahajud dapat dikerjakan dengan jumlah minimal dua rakaat. Namun, Rasulullah SAW memberikan teladan utama dalam mendirikan qiyamul lail hingga mencapai 11 rakaat yang ditutup dengan sholat witir. Lantas, bagaimana tata cara sholat tahajud 2 rakaat hingga 11 rakaat?
Tata Cara Sholat Tahajud 2 Rakaat Hingga 11 Rakaat
Dalam buku Indahnya Tahajud karya Imas Kurniasih menjelaskan riwayat mengenai kebiasaan sholat malam Rasulullah SAW. Dari Aisyah RA, dia berkata,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rasulullah SAW pernah sholat (tahajud) antara waktu Isya dan Subuh sebanyak 11 rakaat, kemudian salam pada setiap 2 rakaat, kemudian witir satu rakaat." (HR. Bukhari).
Berdasarkan penjelasan dalam buku tersebut, tata cara pelaksanaan sholat tahajud memiliki kesamaan formasi dengan sholat tarawih, yaitu berjumlah 11 rakaat dengan urutan 2+2+2+2+2+1. Dikerjakan dengan sholat malam sebanyak 10 rakaat (dilakukan setiap dua rakaat satu kali salam), lalu disempurnakan dengan sholat witir penutup sebanyak satu rakaat.
Tata cara sholat yahajud merujuk buku Panduan Sholat untuk Perempuan karya Nur Rofi'ah, sama seperti sholat lainnya. Adapun urutannya, yaitu:
1. Mengucapkan niat sholat tahajud
Sama seperti pelaksanaan sholat pada umumnya, langkah awal yang dilakukan dalam pelaksanaan sholat tahajud adalah membaca niat sebagai berikut :
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tahajjudi rak'ataini lillahi ta'ala.
Artinya, "Aku menyengaja sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta'ala."
Niat sholat tahajud diucapkan beriringan dengan takbiratul ihram.
2. Membaca surat al-fatihah pada tiap-tiap rakaatnya
3. Membaca surat yang terdapat dalam Alquran
4. Ruku
Bacaan ruku dalam sholat tahajud sesuai dengan bacaan ruku' pada umumnya, yakni :
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhana rabbiyal 'azhimi wa bihamdihi.
Artinya: " Maha Suci Rabbku yang maha Agung dan maha terpuji."
5. I'tidal (berdiri setelah ruku')
Bacaan I'tidal dalam sholat tahajud sesuai dengan bacaan I'tidal pada umumnya, yakni :
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Sami'allahu liman hamidah.
Artinya: " Aku mendengar orang yang memuji-Nya."
Kemudian saat berdiri dilanjutkan membaca:
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Rabbanaaa lakal hamdu mil ussamaawaati wa mil-ul-ardhi wa mil'umaa syi'ta min syai'in ba'du.
Artinya: " Ya Allah Tuhan Kami, Bagi-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu."
6. Sujud pertama
Bacaan sujud dalam sholat tahajud sesuai dengan bacaan sujud pada umumnya, yakni :
سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Subhana rabbiyal a'laa wa bi hamdih
Artinya: Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi dan pujian untuk-Nya
7. Duduk diantara dua sujud
Bacaan duduk diantara dua sujud dalam sholat tahajud sesuai dengan bacaan duduk diantara dua sujud pada umumnya, yakni :
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافَنِي وَاعْفُ عَنِّي
"Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'afinii wa'fu 'annii,"
Artinya "Ya Tuhan, ampunilah diriku, sayangilah, perbaikilah, dan angkatlah derajat hamba, berilah hamba rizki serta ampunan sebanyak-banyaknya".
8. Sujud kedua
Lakukan sujud kedua dengan membaca bacaan sujud seperti pada sujud pertama. Bangkit dari sujud kedua dan berdiri mengulang gerakan seperti rakaat pertama.
9. Tasyahud akhir
Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk untuk membaca tasyahud akhir.
وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، وَ بَارِكْ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلٰى آلِ سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، فِى الْعَا لَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Wa alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibraahim wa'alaa aali sayyidinaa ibraahim wabaarik 'alaa sayyidinaa muhammad wa 'alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa ibraahiim wa 'alaa aali sayyidina Ibraahiim fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.
Artinya : "Ya Allah. Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia".
10. Salam
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Assalamu 'alaikum warahmatullah
Artinya: Semoga keselamatan dan rahmat Allah terlimpah kepada kalian.
Setelah menyelesaikan sholat tahajud sebanyak 10 rakaat yang dikerjakan dalam lima kali salam, rangkaian ibadah dapat ditutup dengan sholat witir satu rakaat. Berikut tata cara sholat witir satu rakaat sebagai penutup sholat malam.
1. Membaca niat sholat witir satu rakaat
أُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri rak'atan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat shalat sunah witir satu rakaat karena Allah Ta'ala."
2. Takbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek
5. Rukuk
6. Iktidal
7. Sujud pertama
8. Duduk di antara dua sujud
9. Sujud kedua
10. Duduk tasyahud akhir
11. Mengucapkan salam
Keutamaan Sholat Tahajud
Adapun beberapa keutamaan mengerjakan sholat tahajud mengutip dari buku Membentuk Jiwa Mandiri: Nilai-nilai Tanggung Jawab dalam Pesantren karya Yuniarti, yaitu:
- Mengangkat derajat di sisi Allah SWT
- Menjadi jalan menuju surga
- Memperoleh kesempatan terkabulnya doa
- Mendapatkan ampunan atas dosa
- Menenangkan hati dan pikiran
- Menumbuhkan sikap rendah hati
- Menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT
- Mendapatkan cinta Allah SWT dan kasih sayang sesama manusia
Wallahu A'lam.
Baca juga: Keutamaan Salat Tahajud yang Wajib Kamu Tau! |
(inf/inf)
