Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau akrab disapa Gus Kikin mengatakan sudah menyampaikan susunan kepengurusan baru PBNU kepada Presiden Prabowo. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus komunikasi antara jajaran PBNU dan pemerintah.
Gus Kikin mengatakan susunan kepengurusan PBNU telah disampaikan kepada Presiden. Hal itu disampaikannya saat ditanya mengenai rencana membawa jajaran pengurus baru untuk bertemu dengan Presiden.
"Sudah," kata Gus Kikin saat dijumpai di Kantor PBNU, Salemba, Jakarta Pusat, (30/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Kikin juga menegaskan susunan kepengurusan telah disampaikan.
Baca juga: Gus Baha Jadi Wakil Rais Aam PBNU 2026-2031 |
"Sudah, tadi sudah," ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden disebut tidak memberikan pesan khusus kepada jajaran PBNU. Namun, Gus Kikin menyampaikan ada pesan mengenai pentingnya membangun persatuan.
"Pesan Presiden tidak ada yang khusus. Ya, kita memang membangun persatuan, dan itu yang akan kita lakukan," lanjut Gus Kikin.
Gus Kikin juga menegaskan pertemuan dengan Presiden Prabowo tidak membahas hal-hal di luar agenda produktif. Menurutnya, kesempatan bertemu Presiden dimanfaatkan untuk membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan pemerintah.
"Tidak, kita tidak membahas itu. Ini saat-saat yang penting bersama Presiden. Jadi, kita tidak membahas hal-hal semacam itu. Kita membahas hal-hal yang produktif," tutur Gus Kikin.
